Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Rekomendasi Lantai Rumah yang Aman untuk Hewan Peliharaan

Kompas.com, 26 Mei 2021, 22:04 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Keberadaan hewan peliharaan, seperti anjing dan kucing, di rumah tak hanya menghadirkan kebahagiaan, tapi juga kekhawatiran.

Pasalnya, beberapa hewan peliharaan memiliki perilaku yang amat lincah sehingga sulit untuk diawasi. Saking lincahnya, tak jarang membuat mereka terluka dan merusak benda-benda di rumah

Baca juga: Tips Menghemat Biaya Perawatan Hewan Peliharaan

Misalnya, saja lantai rumah. Permasalahan lantai yang kerap dihadapi pemilik hewan peliharaan ada dua.

Pertama, kerusakan yang disebabkan kuku kaki atau cakar hewan. Kedua, tumpahan cair atau padat yang dilakukan hewan.

Baca juga: 6 Jenis Keramik yang Banyak Digunakan untuk Lantai Rumah

Untuk menghindari permasalahan ini, mudahnya adalah memilih keramik atau lantai rumah yang ramah dan aman bagi hewan peliharaan. 

Lantai rumah yang aman untuk hewan peliharaan adalah yang sepenuhnya lembap, tahan noda, serta sangat keras untuk menahan kerusakan dari cakar dan kuku kaki. 

Baca juga: 7 Pilihan Keramik untuk Lantai Dapur yang Antilicin

Tak hanya itu, lantai rumah juga harus antiselip untuk mencegah cedera pada hewan peliharaan. 

Melansir dari laman The Spurce, Rabu (25/5/2021), berikut ini lima rekomendasi lantai rumah yang aman bagi hewan peliharaan. 

Baca juga: Seberapa Sering Harus Membersihkan Lantai Dapur? Ini Penjelasannya

Lantai beton

Lantai beton terkadang dianggap keras dan industrial, tetapi persepsi ini berubah. Beton bisa menjadi lantai yang sangat baik untuk banyak rumah, terutama yang memiliki dekorasi modern.

Baca juga: Tips Membersihkan Bulu Hewan Peliharaan yang Menempel di Furnitur

Lantai beton hampir tahan terhadap noda hewan peliharaan. Jika potongan-potongan lantai dirusak hewan peliharaan, cukup mudah untuk dicuci atau diganti dengan mesin.

Radiant di bawah sistem pemanas permukaan juga dapat menghilangkan rasa dingin yang muncul pada lantai beton.

Baca juga: 6 Cara Tetap Produktif Saat WFH Bersama Hewan Peliharaan

Perlu diketahui, lantai beton yang dipoles bisa membuat bagian bawahnya licin dan ini bukan pilihan terbaik jika anjing senang berlarian di dalam rumah.

Seperti diketahui, beberapa anjing menderita cedera pinggul karena tergelincir di lantai yang licin. 

Baca juga: 6 Jenis Keramik yang Banyak Digunakan untuk Lantai Rumah

Lantai keramik

Lantai keramik, baik ubin keramik tradisional maupun ubin porselen, adalah pilihan bagus untuk pemilik hewan peliharaan.

Hal ini lantaran materialnya sangat tahan lama sehingga cakar anjing terbesar dan cakar kucing yang paling tajam tidak akan dapat merusaknya.

Baca juga: Trik Menghilangkan Noda Cat pada Keramik 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau