Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Langkah Membuat Pupuk Organik Cair untuk Tanaman Cabai

Kompas.com, 10 Juni 2021, 15:39 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuat tanaman cabai berbuah lebat bisa diperoleh dari proses pemupukan, salah satunya menggunakan pupuk organik cair atau POC.

Pupuk organik cair bisa membantu merangsang pertumbuhan buah setiap tanaman, termasuk cabai. Memberikan pupuk organik cair pada tanaman cabai dapat menjadi salah satu cara membuat cabai berbuah lebat.

Baca juga: Mengenal Penyakit Antraknosa pada Tanaman Cabai, Bikin Buah Busuk

Dikutip dari kanal YouTube Berkebun Sayur, Kamis (10/6/2021), berikut ini langkah-langkah membuat pupuk organik cair untuk menyuburkan tanaman cabai. 

Bahan-bahan 

Dalam membuat pupuk organik cair, diperlukan campuran berbagai bahan sebagai berikut.

Baca juga: Beragam Hama dan Penyakit yang Sering Menyerang Tanaman Cabai

Cara pembuatan pupuk organik cair

1. Haluskan kunyit. Kamu melakukanan dengan cara diulek atau diparut.

2. Setelah itu, masukkan kunyit ke wadah seperti panci atau ember.

3. Masukkan sebutir telur ke wadah yang berisi kunyit, lalu aduk bersama kunyit.

4. Selanjutnya, masukkan dua sendok makan susu bubuk. 

Baca juga: Cara Membasmi Hama pada Tanaman Cabai dengan Puntung Rokok

5. Masukkan sedikit air dari satu liter air yang ada di botol.

6. Kemudian, aduk semua bahan dalam wadah sampai tercampur merata.

7. Setelah tercampur, masukkan semua bahan tersebut ke botol yang berisi seliter air kurang, lalu tutup botol dan kocok sampai larut merata.

8. Diamkan semua campuran bahan di dalam botol selama seharian penuh. Setelah seharian, pupuk organik cair pun bisa digunakan dan diaplikasikan pada tanaman cabai. 

Baca juga: 5 Jamur yang Sering Menyerang Tanaman Cabai, Bisa Bikin Layu dan Mati

Cara Mengaplikasikan 

1. Siapkan seliter air di dalam botol, lalu lubangi tutup botolnya. 

2. Kocok kembali pupuk organik cair yang ada di dalam botol agar semua bahan tercampur rata.

3. Tuangkan tiga tutup botol pupuk organik cair ke dalam botol berisi seliter air. Kocok botol air yang diberi pupuk organik cair. 

Baca juga: Bunga Tanaman Cabai Rontok? Ini 3 Penyebab Utamanya

4. Karena tutup botol sudah dilubangi, kamu tinggal menyiramkan atau mengocorkan pupuk organik cair ke media tanam dan akar tanaman cabai. Siramkan pupuk organik cair secukupnya. 

5. Lakukan penyiraman pupuk organik cair tanaman cabai setiap satu dua minggu sekali. Sisa pupuk cair yang ada di botol bisa kamu simpan dan dipakai lagi untuk penyiraman selanjutnya. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau