Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Tapak Setrika yang Berkerak Menggunakan Garam

Kompas.com, 16 Juni 2021, 13:17 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setrika yang digunakan terus-menerus untuk menyetrika berbagai jenis dan bahan pakaian, lama-kelamaan membuat elemen panas atau tapak setrika bisa memunculkan kerak.

Lapisan kerak pada tapak setrika ini membuat proses menyetrika menjadi terhambat dan  tidak bisa merapikan pakaian secara maksimal. 

Baca juga: Elemen Pemanas Setrika Kotor dan Lengket? Ini Cara Membersihkannya

Sebab itu, penting untuk memeriksa kondisi tapak setrika. Jika sudah tampak ada kerak,  kamu perlu segera membersihkannya. Membersihkan tapak setrika bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti garam

Nah, dikutip dari kanal YouTube Abay Taylor, Rabu (16/6/2021), berikut ini cara membersihkan tapak setrika yang berkerak menggunakan garam. 

Baca juga: 4 Cara Merapikan Pakaian Kusut dan Lecek Tanpa Setrika

Bahan yang perlu disiapkan

Cara membersihkan kerak pada tapak setrika 

Cara membersihkan tapak setrika yang berkerak cukup mudah. Anda tak perlu usaha keras untuk memberishkannya, hanya butuh ketelitian saja. Berikut ini cara membersihkan kerak di tapak setrika.  

Baca juga: Hindari, 5 Kesalahan dalam Menggunakan Setrika

Panaskan setrika ke suhu maksimal

Untuk proses membersihkan tapak setrika yang berkerak, kamu perlu menyalakan setrika dan putar pengaturan pemanasnya ke suhu maksimal. Diamkan setrika sampai benar-benar panas.

Letakkan kertas HVS

Sembari menunggu setrika panas maksimal, letakkan tiga sampai empat lembar kertas HVS pada alas yang rata. 

Baca juga: 7 Cara Membersihkan Tapak Setrika Uap yang Kotor

Taburkan garam halus

Taburkan garam halus pada kertas HVS. Pastikan garam halus yang ditaburkan cukup untuk mengenai permukaan tapak setrika.

Gosok tapak setrika di atas garam halus

Setelah setrika panas maksimal, gosokan tapak setrika ke garam halus dan lakukan layaknya menyetrika pakaian. Pastikan semua tapak setrika mengenai garam halus agar kerak bisa dibersihkan maksimal. 

Baca juga: Bukan Setrika, Steamer Lebih Baik Digunakan untuk Merapikan Pakaian

Setelah garam halus terlihat kotor, hal itu menandakan bahwa kerak yang menempel di tapak setrika sudah terlepas. Pastikan kerak sudah hilang sempurna dari tapak setrika.

Lap tapak setrika

Setelah tapak setrika digosokkan ke garam, matikan setrikaan. Setelah itu lap atau seka tapak setrika dengan kain lap kering yang bersih untuk membersihkan sisa kerak yang masih menempel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau