Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 21 Juni 2021, 11:42 WIB
Abdul Haris Maulana,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan adalah hal baik yang berdampak positif pada kesehatan dan juga pikiran.

Kucing adalah hewan menggemaskan dengan berbagai tingkah laku yang sulit ditebak, tetapi bisa membuat pemiliknya jatuh cinta.

Namun, jika ingin menjadikan kucing sebagai hewan peliharaan, ada banyak hal yang perlu diketahui, khususnya terkait hal-hal yang tidak mereka sukai.

Baca juga: Penyebab dan Cara Mengobati Kucing yang Sering Muntah

Agar terhindar dari amukannya, berikut ini 8 hal yang tidak disukai kucing, dilansir dari beberapa sumber, Senin (21/6/2021).

1. Ekornya dipegang atau ditarik

Perlu diketahui bahwa ekor adalah bagian tubuh kucing yang sensitif. Jika ekornya dipegang, maka kucing akan menjadi marah atau agresif.

Ilustrasi kucing di taman di rumah. PIXABAY/AMULJAR Ilustrasi kucing di taman di rumah.

Meski sesama kucing sekali pun, kucing tetap akan bertindak agresif hingga mencakar ketika ekornya tersentuh apalagi dipegang.

2. Orang asing yang tiba-tiba menyentuhnya

Kucing memiliki rasa curiga pada orang asing yang baunya tidak dia kenali, dan secara alami sangat waspada terhadap serangan mendadak.

Baca juga: 4 Benda di Rumah yang Berbahaya untuk Kucing

Oleh karena itu, jika kamu tiba-tiba menyentuh atau memegang kucing yang belum pernah dijumpai, maka si kucing akan menghindar bahkan mencakar, karena menganggap bahwa hal tersebut adalah sebuah serangan untuknya.

3. Mandi dengan air

Pada dasarnya kucing bisa mandi sendiri dengan cara menjilat-menjilati bulu di tubuhnya, sehingga tidak perlu dimandikan dengan air.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau