Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sirih Gading Beracun untuk Anjing dan Kucing, Ini Penjelasannya

Kompas.com, 29 Juni 2021, 07:26 WIB
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Sirih gading atau Pothos (Epipremnum aureum) merupakan salah satu tanaman hias populer, khususnya untuk pemula. Meskipun demikian, jika Anda memelihara kucing atau anjing, Anda harus berhati-hati terhadap tanaman hias ini.

Sebab, sirih gading beracun bagi kucing dan anjing. Mengapa demikian? Dilansir dari Gardening Know How, Selasa (29/6/2021), berikut penjelasannya.

Kenapa sirih gading beracun bagi kucing dan anjing?

Sirih gading mengandung racun bernama kristal kalsium oksalat yang tidak larut. Racun ini ditemukan pada batang dan daun sirih gading.

Baca juga: Tidak Sulit, Begini Cara Menanam Sirih Gading di Botol

Ketika hewan peliharaan, seperti kucing dan anjing, menggigit dan mengunyah batang atau daun sirih gading, maka kristal kalsium oksalat akan dilepaskan. Racun ini dapat menyebabkan rasa terbakar dan iritasi pada mulut anjing dan kucing.

Ilustrasi tanaman hias pothos atau sirih gading.UNSPLASH/SEVERIN CANDRIAN Ilustrasi tanaman hias pothos atau sirih gading.

Akibatnya, kucing dan anjing akan memperlihatkan gejala seperti mengeluarkan air liur, muntah, nafsu makan berkurang, dan kesulitan untuk menelan makanan.

Jika Anda memiliki hewan peliharaan, Anda dapat mempertimbangkan tanaman hias yang berbeda, kecuali jika Anda dapat menjauhkan tanaman ini dari jangkauan hewan peliharaan yang penasaran.

Menempatkan sirih gading di rak atau di atas lemari yang tinggi akan menguntungkan, sehingga tak mudah dijangkau oleh hewan peliharaan.

Baca juga: Kenapa Daun Sirih Gading Menghitam? Ini 4 Penyebabnya

Jika Anda melihat kucing atau anjing Anda telah memakan bagian dari tanaman sirih gading, hubungi dokter hewan Anda untuk instruksi tentang apa yang harus dilakukan untuk hewan peliharaan Anda, atau apakah ia memerlukan kunjungan darurat. Sebaiknya bawalah contoh tanamannya pula.

Tanaman-tanaman lain yang beracun untuk anjing dan kucing

Selain sirih gading, ada beberapa tanaman hias lainnya yang juga beracun bagi anjing dan kucing peliharaan. Anda mungkin terkejut, sebab beberapa tanaman hias berikut lazim dirawat di pekarangan rumah atau dijadikan tanaman hias indoor.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau