Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Meningkatkan Kenyamanan dan Produktivitas Saat WFH

Kompas.com, 9 Juli 2021, 13:38 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Diberlakukannya Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Darurat atau PPKM darurat, membuat sebagian besar karyawan yang tidak bekerja di sektor esensial kembali menjalani bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Bagi banyak karyawan, kembali menjalani WFH tidaklah mudah. Meski memberi kenyamanan dan menghilangkan waktu perjalanan, WFH bisa lebih sulit daripada bekerja di kantor. 

Baca juga: Masih WFH? Ini 5 Ide Dekorasi Meja Kerja agar Semakin Semangat

Namun, untungnya, ada lima cara yang dapat membantu bekerja dari rumah lebih nyaman dan efisien tanpa menguras kantong.

Nah, melansir dari Home and Decor, Jumat (9/7/2021), berikut ini lima cara meningkatkan kenyamanan dan produktivitas saat WFH

Baca juga: 6 Cara Tetap Produktif Saat WFH Bersama Hewan Peliharaan

Atur jadwal seperti biasa

Optimalkan pengalaman kerja jarak jauh dengan mengatur jadwal harian seperti biasa saat bekerja ke kantor. Meski tidak menghabiskan waktu untuk perjalanan, sebaiknya disarankan untuk tetap bangun dan tidur lebih awal.

Alasannya, ketika tubuh beradaptasi dengan jadwal harian yang konsisten, hal itu bisa membuat lebih mahir menangani tugas-tugas yang dilakukan hari itu.

Selain itu, menerapkan penjadwalan yang lebih ketat membantu mendekati waktu kerja yang ditentukan dengan lebih serius, memberi Anda waktu untuk perawatan diri dan relaksasi, serta membuat tidur lebih baik. 

Baca juga: Masih WFH? Ini Dia Barang-barang yang Harus Sering Dibersihkan

Buat kopi dan makan siang di rumah

Meski kedai kopi dan restoran tetap buka untuk dibawa pulang, membuat kopi dan makan siang di rumah adalah cara paling bertanggung jawab secara finansial untuk memicu hasrat di tempat kerja.

Menurut sebuah studi ValueChampion, membeli kopi setiap hari dari Starbucks dapat mengeluarkan biaya sekitar US$1.300 atau setara Rp18 juta dalam setahun atau lebih.

Sebaliknya, membuat kopi sendiri dapat menghemat pengeluaran tahunan hingga ratusan ribu. Untuk itu, sebaiknya membuat kopi dan makan siang sendiri di rumah. Selain hemat, juga lebih sehat. 

Baca juga: Dampak WFH, Banyak Orang yang Berminat Tinggal di Luar Jakarta  

Buat DIY meja kerja

Untuk kenyamanan maksimal saat bekerja, banyak ahli menyarankan agar membeli meja berdiri atau kursi kantor yang mahal.

Namun, daripada menghabiskan uang untuk peralatan mahal, cobalah beberapa trik do-it-yourself (DIY) secara online untuk menciptakan kembali lingkungan kerja di rumah.

Meja duduk-berdiri sering direkomendasikan karena memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan posisi kerja pilihan mereka sepanjang hari dan mendorong gerakan. 

Baca juga: Masih WFH? Buat Ruang Kerja Nyaman dengan Cara Ini

Namun, alih-alih membeli meja duduk yang dapat menghabiskan biaya, cobalah membuatnya sendiri di rumah.

Pertimbangkan untuk menumpuk beberapa buku tebal di atas desktop untuk mendorong Anda duduk lebih tegak atau bahkan berdiri saat bekerja. Punggung Anda akan berterima kasih serta menghemat pengeluaran. 

Baca juga: Ternyata, Ini 10 Tanaman Hias Terpopuler Selama Periode WFH

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau