Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tanaman Hias yang Ampuh Menangkal Radiasi dari Peralatan Elektronik

Kompas.com, 22 Juli 2021, 14:00 WIB
Lolita Valda Claudia,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com- Radiasi yang ditimbulkan perangkat elektronik memiliki beberapa dampak negatif pada tubuh dan kesehatan, terutama jika terpapar terus-menerus.

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menangkal radiasi, salah satunya meletakkan tanaman hias di dalam ruangan.

Tanaman hias tertentu bisa membantu memurnikan indeks kualitas udara di dalam ruangan tertutup dengan menyerap radiasi elektromagnetik dari gadget atau perangkat elektronik lainnya.

Baca juga: 7 Tips Mendekorasi Rak dengan Tanaman Hias

Tanaman ini bekerja dengan cara mendetoksifikasi udara, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, juga meningkatkan metabolisme penghuninya.

Selain itu, tanaman ini juga menghirup karbondioksida dan mengubahnya menjadi oksigen yang membuat pernapasan menjadi lebih baik.

Nah, melansir dari Bokashi Living, Kamis (22/07/2021), berikut ini sejumlah tanaman yang dapat menangkal radiasi dari peralatan elektronik di rumah.

Baca juga: Ternyata, Ini 7 Manfaat Mendekorasi Rumah dengan Tanaman Hias

Kaktus

Ilustrasi kaktus Ilustrasi kaktus
Kaktus menjadi salah satu tanaman terbaik yang dapat menyerap radiasi EMF. Untuk bekerja efektif, tempatkan kaktur di antara perangkat-perangkat yang memancarkan radiasi.

Kaktus bekerja dengan cara menyerap radiasi ambien di dalam ruangan, bahkan dapat menangkal radiasi pada menara telepon terdekat.

Baca juga: Simak, Ini Fungsi Batu dan Kerikil di Dalam Pot Tanaman Hias

Lidah mertua

Tanaman yang memiliki nama ilmiah Dracaena trifasciata ini dikenal efektif menangkal radiasi yang dihasilkan dari barang-barang elektronik di rumah.

Lidah buaya bekerja dengan mengubah karbon dioksida menjadi oksigen sehingga memberikan udara yang lebih bersih di rumah dan meningkatkan kesehatan paru-paru. 

Tanaman ini juga dikenal dengan nama snake plant karena tampilan daunnya yang panjang, tipis, dan bermotif mirip lidah ular.

Baca juga: Cara Ampuh Mengusir dan Mencegah Semut pada Tanaman Hias

Selain menjadi tanaman penangkal radiasi, lidah mertua juga dapat mempercantik setiap sudut ruangan serta ditanam di berbagai jenis pot.

Apalagi, tanaman ini tidak memerlukan banyak perawatan atau penyiraman. Tanaman ini paling baik ditempatkan di tempat yang tidak bersentuhan langsung dengan sinar matahari.

Untuk maksimal menyerap radiasi, letakkan di dekat komputer, perangkat Wi-Fi, atau peralatan elektronik lain yang memancarkan radiasi.

Baca juga: 8 Tanaman Hias yang Dapat Meningkatkan Suasana Hati Selama Pandemi

Sukulen

Ilustrasi jenis tanaman hias sukulen.PEXELS/YLANITE KOPPENS Ilustrasi jenis tanaman hias sukulen.
Jenis tanaman yang satu ini memiliki bentuk yang indah mirip dengan teratai. Terlepas dari ukurannya, tanaman ini memiliki sifat penyerap radiasi yang sangat baik.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau