Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gejala dan Cara Mengobati Tungau Telinga pada Kucing

Kompas.com, 28 Juli 2021, 19:10 WIB
Lolita Valda Claudia,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hama seperti kutu atau tungau sering kali menyerang hewan peliharaan, baik anjing maupun kucing.

Tungau dapat hidup dengan baik di daerah lembab dan hangat karenanya tungau sering dijumpai pada telinga kucing.

Pertumbuhan tungau pada telinga kucing ini tentu membuat kucing peliharaan tidak nyaman, bahkan menyebabkan masalah telinga permanen.

Baca juga: 5 Cara Membasmi Tungau di Rumah

Melansir dari Homes Alive, Rabu (28/7/2021), kamu bisa melakukan pengecekan pada telinga kucing, baik melalui bentuk telinga maupun perilaku kucing.

Pertolongan pertama dengan bahan alami ini juga bisa kamu lakukan untuk meredakan gatal pada telinga kucing peliharaan akibat tungau.

Baca juga: Apa Itu Hama Tungau Puru atau Gall yang Menyerang Tanaman?

Gejala tungau telinga kucing

Meski tungau pada telinga kucing memiliki ukuran yang sangat kecil, kamu bisa melihatnya dengan teliti dan menemukan bintik-bintik putih yang ditinggalkan tungau.

Jika kucing terjangkit tungau, gejalanya dilihat dari bintik yang berbentuk seperti bubuk merica ini.

Gejala yang umum dialami adalah kemerahan di area telinga, adanya kerak-kerak di ujung telinga kucing, dan kucing akan sering menggelengkan kepala.

Baca juga: 7 Hal yang Harus Dilakukan untuk Membasmi Tungau di Rumah

Jika tidak segera ditangani, tentu akan menyebabkan masalah yang lebih serius, bahkan kerusakan permanen pada telinga kucing.

Saat telinga kucing terserang tungau, kucing akan merasa tidak nyaman dan akan terus menggaruk telinganya.

Untuk mengatasinya ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan. Namun, jika radang dan gatal tidak reda, segera bawa kucing ke dokter hewan untuk penanganan lebih jauh.

Baca juga: Hati-Hati, Minyak Esensial Berbahaya untuk Kucing

Menggunakan minyak zaitun

Salah satu solusi alami meredakan gatal di telinga kucing adalah menggunakan minyak zaitun. Oleskan minyak zaitun ke telinga kucing. Setelah itu, lap telinga kucing dengan kain lap yang lembut dan bersih.

Minyak zaitun membantu tungau yang menempel lepas dari kulit sehingga lebih mudah  menghilangkannya.

Selain itu, minyak zaitun juga memiliki efek menenangkan dan membantu melembapkan kulit yang kering dan berkerak.

Baca juga: 5 Cedera yang Bisa Terjadi pada Ekor Kucing

Menggunakan minyak esensial

Jika memiliki cukup stok minyak esensial di rumah, kamu bisa menggunakannya untuk meredakan gatal di telinga kucing peliharaan. Beberapa aroma yang sangat dibenci tungau antara lain daun teh, lavender, dan kayu putih.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau