Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Langkah Menerapkan Zero Waste dan Hemat Energi di Rumah

Kompas.com, 1 Agustus 2021, 17:55 WIB
Lolita Valda Claudia,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain mengurangi jumlah sampah di bumi, menciptakan rumah dengan konsep zero waste juga dapat menciptakan suasana rumah yang sehat dan hemat energi.

Dengan sistem zero wastekamu akan terbiasa mengurangi pemakaian dan menggunakan kreativitasmu untuk mendaur ulang barang-barang agar tidak menjadi sampah serta bisa digunakan kembali.

Melansir dari Chariot Energy, Minggu (1/8/2021), berikut ini beberapa perubahan yang bisa dilakukan di rumah.

Baca juga: Unilever Indonesia dan Shopee Dorong Konsumen Terapkan Eco Lifestyle

Kurangi menggunakan barang sekali pakai

Sampah rumah tangga bisa berupa makanan, pakaian, atau peralatan yang digunakan. Kamu bisa memulai mengurangi sampah di rumah dengan memulai menggunakan barang-barang yang bisa didaur ulang.

Hindari membuang barang yang baru digunakan sekali pakai. Jika tidak menggunakannya dalam jangka panjang ,sebaiknya sewa atau pinjam saja dari teman atau keluarga.

Baca juga: 7 Tips Membuat Rumah jadi Semakin Ramah Lingkungan

Hemat penggunaan energi

Sampah jenis ini tidak bisa ditampung di tempat sampah atau tempat daur ulang. Namun, ini berdampak pada pemakaian energi di rumah.

Beberapa hal yang bisa kamu terapkan di rumah adalah mematikan lampu yang tidak digunakan dan beralih ke lampu LED dan menurunkan suhu pemanas air.

Dengan ini, kamu tidak hanya menggunakan lebih sedikit energi di rumah, tetapi juga memakai energi dengan lebih efektif.

Baca juga: 5 Cara Melakukan Perawatan Anjing yang Ramah Lingkungan

Kurangi sampah rumah tangga

Kebanyakan sampah makanan yang dihasilkan dari rumah tangga dapat terurai di tempat pembuangan akhir. Namun, akan lebih baik jika kamu tidak membuang-buang uang untuk makanan yang akhirnya tidak kamu makan.

Untuk mengurangi jumlah makanan yang terbuang di rumah, sebaiknya simpan makanan dalam wadah sehingga lebih awet.

Selain itu, membeli makanan yang menyediakan wadah kompos di rumah agar sisa makanan bisa didaur ulang.

Baca juga: 8 Cara Wujudkan Rumah Ramah Lingkungan

Kurangi limbah kertas di rumah

Sampah kertas sudah menjadi masalah global, tetapi kita bisa membiasakan diri untuk menghemat penggunaan kertas dan mendaur ulang limbahnya dari rumah.

Untuk mengurangi penggunaan kertas sebaiknya jangan menggunakan piring kertas. Kamu bisa menggunakan piring kaca atau plastik yang bisa dipakai berulang kali.

Selain itu, gunakan serbet kain, menyimpan tanda terima dan bill secara digital, dan mulai mendaur ulang sampah kertas yang kita hasilkan di rumah.

Baca juga: Trik untuk Lebih Hemat Energi di Dalam Rumah

Kurangi sampah plastik

Untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan rumah yang hemat energi, kurangi penggunaan plastik di rumah.

Cara umum yang bisa kamu lakukan untuk mengurangi sampah plastik di rumah adalah menghindari menggunakan produk plastik sekali pakai, menggunakan tas belanja saat berbelanja, serta membeli barang berbahan plastik yang bisa didaur ulang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau