Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Bahan Alami yang Dapat Digunakan untuk Pupuk Bunga Mawar

Kompas.com, 9 Agustus 2021, 16:37 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Tampilannya yang cantik, warna yang indah, serta aromanya yang khas membuat bunga mawar menjadi salah satu bunga favorit banyak orang.

Bungan ini juga dapat ditanam menanamnya di halaman rumah, baik di tanah langsung maupun dalam pot. 

Baca juga: 10 Warna Bunga Mawar yang Cantik, Dapat Ditanam di Rumah

Melansir dari Balcony Garden Web, Senin (9/8/2021), seperti kebanyakan tanaman bunga, mawar juga memerlukan nutrisi penting agar bisa tumbuh dan mekar dengan baik.

Untuk itu, diperlukan pupuk untuk mendorong pertumbuhannya. Bahkan pupuk untuk bunga mawar ini dapat Anda buat sendiri di rumah menggunakan bahan-bahan alami. Apa saja? 

Nah, berikut ini beberapa bahan alami yang dapat digunakan untuk pupuk bunga mawar. 

Baca juga: 6 Fakta Menarik Bunga Mawar yang Belum Diketahui 

Daun teh atau kantong teh

Bunga mawar menyukai asam tannic. Asam ini secara alami terdapat pada daun teh. Anda dapat menggunakan daun teh atau kantong teh bekas untuk menyuburkan bunga mawar.

Daun teh dapat membuat tanah keropos sehingga menciptakan lingkungan yang menguntungkan bagi pertumbuhan semak mawar. Anda dapat menaburkan daun teh atau kantong teh langsung ke tanah bunga mawar. 

Baca juga: Cara Mengusir Lebah Pemotong Daun dari Tanaman Bunga Mawar

Cangkang telur 

Cangkang telur merupakan sumber kalsium yang sangat baik karena dapat memperkuat dinding sel tanaman dan membantu tanaman dalam menahan masuknya patogen.

Selain meningkatkan kekuatan tanaman secara umum, kalsium juga dapat memelihara dedaunan pada tanaman mawar juga memperkuat sistem akar sehingga membuat tanaman menyerap lebih banyak nutrisi dari tanah

Hancurkan beberapa cangkang telur dan letakkan di sekitar pangkal tanaman mawar atau tambahkan sebelum ditanam. 

Baca juga: Cara Menanam Bunga Mawar dari Buket

Kulit pisang

Kulit pisang yang matang berguna untuk pemupukan mawar. Mawar menyukai potasium dan kulit pisang mengandung mineral.

Karena mudah terurai, kulit pisang dengan cepat melepaskan mineral berharga seperti belerang, kalsium, kalium, magnesium, serta elemen ke dalam tanah. 

Untuk memanfaatkannya, giling kulit pisang sampai menjadi pasta halus dan oleskan di sekitar semak mawar. 

Baca juga: Pakai 5 Bahan Ini agar Mawar Rajin Berbunga 

Cuka putih dan cuka sari apel

Cuka putih dan cuka sari apel bekerja untuk menurunkan pH tanah sehingga meningkatkan pertumbuhan tanaman Acidophilic seperti mawar.

Namun, perlu diingat, memberikan cuka secara teratur dalam jumlah besar dapat memiliki efek berbahaya pada tanaman. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau