Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Karpet Vs Lantai Kayu, Mana yang Lebih Baik untuk Kamar Tidur?

Kompas.com, 7 September 2021, 16:42 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Perdebatan mengenai penggunaan antara karpet dan lantai kayu di rumah masih terus terjadi hingga saat ini. 

Namun, lantai kayu keras mengalami peningkatan popularitas dalam beberapa tahun terakhir. Ada beberapa area di rumah yang lebih cocok menggunakan penutup lantai yang lembut daripada yang keras, salah satunya kamar tidur

Baca juga: Cara Membersihkan dan Menghilangkan Bau pada Karpet dengan Baking Soda

Bagi kebanyakan orang, kamar tidur adalah tempat perlindungan yang nyaman dari kebisingan dan aktivitas yang ada di seluruh rumah.

Kelembutan, kenyamanan, dan kehangatan yang dihadirkan karpet sering kali menjadikannya pilihan penutup lantai terbaik bagi kamar tidur.

Melansir dari The Spruce, Selasa (7/9/2021), berikut ini keuntungan menggunakan karpet pada kamar tidur. 

Baca juga: 7 Ide Dekorasi Kamar Tidur dengan Karpet, Bikin Hangat dan Nyaman

Ruang lebih tenang

Kebanyakan orang cenderung lebih memilih diam ketika mencoba untuk tidur. Tidak ada yang ingin dibangunkan oleh suara orang atau suara lain lainnya di kamar tidur.

Penggunaan karpet dapat memberi ketenangan dan meredam suara keras maupun orang yang berjalan di sekitar ruangan daripada lantai kayu.

Selain itu, karpet mengurangi kebisingan bicara dan aktivitas lainnya, sedangkan lantai kayu memantulkan suara. 

Baca juga: Cara Tepat Menggunakan Vacuum Cleaner untuk Menyedot Debu pada Karpet

Langkah lebih hangat dan lembut

Kebanyakan orang tidak suka bangun dengan alarm setiap pagi dan harus meninggalkan kehangatan tempat tidur.

Namun, hal itu bisa memperburuk keadaan ketika langkah pertama Anda dilakukan di lantai yang dingin dan keras. 

Baca juga: Mudah, Cara Membuat Disinfektan untuk Karpet

Sebaliknya, karpet memberikan transisi yang bagus antara kenyamanan tempat tidur dan kenyataan menghadapi hari. 

Pada penghujung hari, ketika kaki lelah dan sakit serta kembali ke kamar tidur, hal itu bagus untuk memberikan rasa lembut dan empuk pada kaki. Kelembutan karpet dapat ditingkatkan dengan memilih bantalan berkualitas tinggi. 

Baca juga: Tips Penting dalam Memilih Karpet yang Pas untuk Ruang Keluarga  

Lebih aman

Ketika begitu ngantuk dan terpaksa ke kamar mandi, hal ini bisa membuat mudah tergelincir  Pada lantai kayu, hal ini lebih berisiko dan bisa berbahaya. 

Untuk itu, karpet menjadi pilihan yang aman, terlebih untuk kamar tidur anak. Pasalnya, anak kecil rentan terjatuh dari tempat tidur.

Selain itu, untuk bayi yang sedang merangkak atau belajar berjalan, karpet jauh lebih lembut untuk lutut dan kaki mereka serta dapat melindungi terbentur saat terjatuh. 

Baca juga: Karpet Bernoda? Bersihkan dengan 8 Bahan Alami Ini 

Memadukan keduanya 

Jika sulit menentukan menggunakan karpet atau lantai kayu pada kamar tidur, solusi terbaik adalah kompromi atau memadukan keduanya.

Anda bisa menuai banyak manfaat dari karpet dengan menggunakan karpet area untuk menutupi lantai kayu di kamar tidur. 

Baca juga: 4 Tips Menghilangkan Noda dan Bau Urine Hewan Peliharaan dari Karpet

Cara terbaik adalah memiliki karpet besar yang berada di bawah tempat tidur dan memanjang di luar tempat tidur di semua sisi yang terbuka.

Jika lebih suka permadani kecil, ciptakan ruang yang nyaman dengan menempatkan karpet di setiap sisi tempat tidur (untuk melangkah saat naik dan turun dari tempat tidur dengan kaki telanjang) serta di depan bangku atau tempat duduk atau ruang ganti lainnya di tempat tidur. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau