Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, Diperbarui 26/01/2023, 11:05 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Kebanyakan serangga yang masuk ke rumah tentu akan mengganggu, bahkan berbahaya, seperti lalat dan lebah. 

Namun, ada beberapa serangga yang tidak mengganggu, tetapo membentuk koloni besar seperti semut terbang. 

Baca juga: Tips Membasmi Semut Terbang dan Mencegahnya Kembali

Dilansir dari The Spruce, semut terbang bukanlah spesies semut yang unik, melainkan satu fase perkembangan yang umum bagi semua spesies semut.

Ilustrasi semut terbang. SHUTTERSTOCK/TY LIM Ilustrasi semut terbang.

Semut terbang atau alates adalah semut jantan dan betina yang telah mencapai kematangan seksual. Semut ini terbang keluar dari koloninya dengan tujuan kawin.

Semut terbang biasanya paling aktif pada hari-hari hangat saat akhir musim panas dan perilakunya sering mengarah pada pembentukan koloni baru. 

Penyebab semut terbang berada di rumah 

Ada beberapa penyebab semut terbang muncul di rumah seperti adanya sumber makanan dan kelembapan untuk membangun koloni.

Sebagian besar spesies semut terbang mengonsumsi zat makanan biasa dan dapat berkoloni di hampir semua area gelap.

Jika melihat semut terbang, itu berarti koloni tersembunyi tersebut sudah mapan dan mampu membina semut yang bereproduksi. 

Baca juga: 7 Cara Aman Membasmi dan Mengusir Semut di Rumah

Namun, jika Anda mengidentifikasi semut kayu, itu karena mereka telah menemukan kayu yang membusuk di suatu tempat di rumah, mungkin tersembunyi di dinding dekat permukaan tanah atau di bawah lantai.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau