Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Fakta Unik Anjing Basset Hound, Si Pendek Bertubuh Gempal

Kompas.com, 30 September 2021, 22:15 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Basset hound merupakan anjing bertubuh panjang dan besar dengan kaki yang cukup pendek.

Lantaran berkaki pendek ini membuat Basset hound menjadi anjing yang lambat dewasa, sering kali tidak mencapai ukuran penuh sampai berusia dua tahun. 

Baca juga: 6 Ras Anjing dengan Telinga Panjang yang Lucu dan Menggemaskan

Basset hound mudah dikenali dari tampilannya yang unik. Mulai dari, kaki yang pendek dan bengkok, tubuh gemuk dan panjang, telinga panjang menggantung, kepala besar, bibir menggantung, dahi berkerut, hingga mata yang sedih. 

Meski demikian, anjing Basset hound cukup banyak dipelihara lantaran penampilannya yang unik dan tingkahnya yang lucu serta menggemaskan. Basset hound juga dikenal menyenangkan dan penyayang kepada orang sekitarnya. 

Nah, bagi Anda yang tertarik memelihara Basset hound, berikut ini sejumlah fakta unik anjing Basset hound dilansir dari Mental Floss, Rover, dan American Kennel Club, Kamis (30/9/2021). 

Baca juga: 5 Ras Anjing yang Ramah pada Anak-anak 

Nama Basset hound merujuk pada ukuran tubuhnya 

Ilustrasi anjing telinga besar, anjing Basset HoundUnsplash/kyle smith Ilustrasi anjing telinga besar, anjing Basset Hound
Basset berasal dari kata Perancis, yakni bas, yang berarti rendah atau pendek. Kata itu kemudia melekat sebagai nama dari anjing Basset hound yang kita kenal hingga sekarang. 

Meski bertubuh pendek, tidak berarti ras anjing ini lemah atau enteng. Anjing Basset hound biasanya hanya setinggi 35 sentimeter, tetapi berat badannya bisa mencapai rata-rata 22-27 kilogram. 

Baca juga: 10 Ras Anjing Ini Mudah Dilatih, Pudel hingga Doberman

Berasal dari Prancis dan Belgia 

Menurut American Kennel Club, Basset Hounds berasal dari Prancis dan Belgia. Biarawan dari Biara St. Hubert adalah orang pertama yang membiakkan ras anjing unik ini.

Anjing Basset Hounds dengan cepat menjadi populer di kalangan bangsawan Prancis. Hingga akhirnya, anjing ini berhasil tiba di Amerika Serikat.

Warga Amerika pun dengan cepat jatuh cinta pada ras anjing ini. Akhirnya, Basset Hounds mulai diakui sebagai ras anjing oleh The American Kennel Club pada 1916. 

Baca juga: Kenali, 4 Jenis Cacing yang Menyerang Anjing

Dibedakan untuk berburu

Ilustrasi anjing basset houndSHUTTERSTOCK/EVERYDOGHASASTORY Ilustrasi anjing basset hound
Bangsawan Prancis membiakkan ras anjing Basset hound dari anjing pelacak untuk digunakan saat berburu. Anjing telinga panjang ini digunakan untuk memburu berbagai hewan, terutama kelinci.

Gigi taring jongkok yang dimiliki anjing Basset hound dipakaikan untuk menakut-nakuti hewan dari semak-semak sehingga memungkinkan pemburu untuk masuk dan menangkap mangsanya. 

Baca juga: 7 Ras Anjing Peliharaan Berbulu Lebat, Lembut dan Menggemaskan

Basset hound memiliki penciuman yang kuat

Berada di urutan kedua setelah Bloodhound, Basset hound dikenal memiliki indera penciuman yang kuat. Inilah fakta unik anjing Basset hound dari ras anjing lainnya. 

Anjing Basset hound memiliki lebih dari 220 juta reseptor bau dan bagian otak mereka bertanggung jawab atas indera penciuman yang jauh lebih baik daripada manusia. 

Indera penciuman ini digunakan Basset hound untuk melakukan pekerjaan. Selain hidung, Basset hound juga mengandalkan telinga panjang mereka.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau