Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tips Menata Dapur Kecil agar Lebih Efisien dan Praktis Saat Memasak

Kompas.com, 23 Oktober 2021, 08:17 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Mulai dari menata peralatan memasak seperti wajan dan panci, hingga memposisikan berbagai toples bumbu dapur sedemikian rupa agar tidak memakan banyak ruang dan berantakan, menata dapur kecil bukanlah hal yang mudah.

Tapi, bukan berarti hal itu tidak mungkin, ikuti tips berikut ini agar dapur mungilmu lebih efisien dan rapi ketika memasak.

Melansir dari Martha Stewart, Sabtu (23/10/2021), berikut cara agar memasak lebih efisien di dapur yang mungil.

Baca juga: 4 Tips Membersihkan Cipratan Minyak Goreng di Dapur

Letakkan bumbu dapur di tempat strategis

Tinggalkan bahan dasar seperti garam, merica segar, minyak zaitun, dan cuka di meja sehingga mudah dijangkau daripada disimpan di lemari.

Tapi jangan khawatir akan membuat kekacauan, jaga agar meja Anda tetap bersih dari merica dan tumpahan minyak dengan mengumpulkan barang-barang penting ini di dalam wadah khusus. Anda juga bisa meletakkan bumbu dapur ini di rak bumbu, laci atau kabinet.

Baca juga: Tips Mengatur Dapur Kecil agar Tetap Rapi

Atur peralatan masak

Simpan panci, tutup, talenan, dan loyang dalam rak terorganisir seperti rak kayu tumpuk yang ramah lingkungan atau rak peralatan masak yang dapat disesuaikan.

Anda tidak hanya akan dapat memuat lebih banyak peralatan masak, tapi juga lebih mudah menemukan barang-barang yang ingin digunakan.

Jika Anda ingin memisahkan beberapa koleksi peralatan makan atau sekadar menghindari tumpukan piring salad di atas piring makan, gunakan rak kabinet yang memiliki beberapa tingkatan.

Baca juga: 8 Hal yang Harus Diketahui tentang Dapur Modern

Cara menata kulkas

Ilustrasi dapur dengan nuansa warna hijau. SHUTTERSTOCK/PHOTOGRAPHEE.EU Ilustrasi dapur dengan nuansa warna hijau.

Entah ukuran kulkas Anda 1 pintu atau 2 pintu, hal yang perlu diperhatikan ketika menata kulkas ialah keamanan bahan makanan.

Ikan, daging ayam, dan daging merah harus selalu disimpan di rak paling bawah untuk menghindari kontaminasi silang dan risiko penyebaran salmonella.

Cara lain untuk memastikan Anda menggunakan sisa makanan dan membuka makanan kaleng adalah dengan memberi label dan memberi tanggal pada setiap wadah. Gunakan selotip dan spidol untuk memberikan keterangan.

Baca juga: Tips Membuat Dapur Minimalis dan Bebas Berantakan

Maksimalkan ruang pada dinding

Alih-alih menyimpan pisau Anda di laci atau di blok pisau kayu yang besar, tempelkan ke bilah pisau ke magnet yang dapat dipasangkan di dinding.

Ini merupakan cara yang mengesankan untuk menampilkan koleksi pisau Anda. Simpan sendok, spatula, parutan Microplane, dan bahkan panci di batang logam dengan pengait, yang juga dapat disekrupkan ke dinding untuk tampilan yang lebih praktis.

Baca juga: Perhatikan, Jangan Mengecat Lemari Dapur dengan Warna Ini

Pilih set wadah dengan warna senada

Untuk dapur yang benar-benar sempurna, pindahkan makanan yang tidak mudah rusak seperti pasta, kerupuk, popcorn, dan pretzel ke wadah kedap udara.

Pilihlah warna senada agar terlihat lebih rapi juga clean. Untuk pilihan yang lebih ramah lingkungan, gunakan toples kaca serbaguna atau Toples Kaca Hermetik Bormioli yang memiliki penutup kedap udara dan segel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau