Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 27 Oktober 2021, 15:16 WIB
Abdul Haris Maulana,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika sering menyalakan AC di rumah, banyak air AC yang menetes dari saluran pembuangan. 

Daripada membuangnya begitu saja, cobalah memanfaatkan air AC untuk disiram ke tanaman hias. Namun, apakah air AC memili dampak buruk bagi tanaman? 

Baca juga: 5 Penyebab AC Bocor dan Mengeluarkan Air

Dikutip dari kanal YouTube Sisi Lain Tumbuhan, Rabu (27/10/2021), air AC bisa digunakan untuk penyiraman tanaman hias dan tidak memberikan dampak buruk atau efek samping pada tanaman. 

Meski begitu, menyiram tanaman dengan air AC untuk sebagian besar tanaman hias tidak semaksimal air tanah. Sebab, air AC bukan air yang berasal dari tanah atau bumi sehingga air tersebut tidak mengandung mineral.

Mineral sendiri menjadi salah satu unsur penting yang diperlukan untuk pertumbuhan tanaman. Jadi, penggunaan air tanah lebih maksimal untuk sebagian besar pertumbuhan tanaman hias ketimbang air AC. 

Baca juga: Cara Menanam Tanaman Bunga Cempaka, Cantik dan Harum

Mengapa air AC tidak membuat pertumbuhan pada tanaman?

Air AC adalah hasil penyulingan yang berasal dari karbondioksida yang ada di dalam ruangan sehingga kurang maksimal untuk pertumbuhan bagi sebagian tanaman hias. 

Karbondioksida tersebut disedot mesin AC, kemudian dilakukan penyulingan sehingga menghasilkan tetesan-tetesan embun atau pengembunan.

Jadi, karbondioksida diubah menjadi molekul-molekul udara yang sejuk seperti lembap dan dingin, lalu limbahnya menjadi air yang menetes di saluran pembuangan air AC.

Karena itu, air AC mengandung logam, besi, asam, hingga karat akibat erosi. Intinya, air AC mengandung zat-zat logam dari kondensator AC. 

Baca juga: 5 Penyebab Suara AC Berisik dan Cara Mengatasinya

Endapkan air AC sebelum disiram ke tanaman hias

Seperti dijelaskan sebelumnya bahwa sebagian besar tanaman hias tidak akan mendapat manfaat dari air AC. Namun, penggunaan air AC baik untuk tanaman merambat dan beberapa tanaman bunga yang bermekaran.

Jika ingin digunakan untuk menyiram tanaman hias, sebaiknya air AC diendapkan selama dua hari. Setelah itu, kamu bisa menggunakan air AC yang ada di bagian tengah ke atas.

Air AC bagian tengah ke bawah harus dibuang karena di sana ada endapan logam dari mesin AC.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau