Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Merawat Karpet agar Permukaannya Tidak Rata dan Rusak

Kompas.com, 20 November 2021, 11:07 WIB
Aniza Pratiwi,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Untuk menyelaraskan skema warna di dalam sebuah ruangan, biasanya karpet menjadi pilihan yang paling tepat.

Akan tetapi, sama halnya dengan benda lainnya, karpet lama kelamaan akan usang yang ditandai dengan permukaannya semakin rata. 

Melansir dari Home Guides SF Gate, Sabtu (20/11/2021) setelah permukaan karpet Anda rata, perlu bantuan profesional untuk mengembalikannya kembali ke keadaan segar dan halus sebelumnya.

Baca juga: Catat, Ini Cara Memilih Karpet untuk Kamar Bayi

Jaga agar karpet tetap terlihat baru dengan melakukan serangkaian langkah untuk menjaga agar kaki dan furnitur tidak menyebabkan area datar yang tidak menarik dan mungkin permanen pada karpet Anda menjadi salah satu perawatan yang penting pada karpet.

Beberapa keausan adalah normal, dan karpet akan membutuhkan pembersihan rutin. Namun, Anda dapat mencegah tanda terburuk dengan perawatan dan perhatian.

1. Pindahkan furnitur

Permukaan karpet menjadi rata ketika benda berat duduk di atasnya terlalu lama, jadi pastikan untuk sedikit menyesuaikan furnitur berat secara berkala untuk menghindari area datar.

Pindahkan furnitur Anda beberapa inci setiap beberapa minggu, atau atur ulang ruangan Anda sepenuhnya agar karpet Anda tidak aus secara tidak merata dan menyebabkan area karpet datar.

Baca juga: Tips Membersihkan Karpet agar Terlihat Seperti Baru Kembali

Cobalah untuk membuat jalan baru di antara furnitur, karena lalu lintas yang tinggi dapat menyebabkan perataan area yang lebih luas. Saat Anda memindahkan furnitur, angkat sepenuhnya dari karpet alih-alih menyeretnya untuk menghindari keausan ekstra yang dapat menyebabkan perataan lebih lanjut.

2. Bersihkan karpet dengan vacuum cleaner  

Saat Anda menata ulang kamar atau memindahkan furnitur untuk mencegah noda rata, bersihkan area di bawah furnitur agar tumpukan karpet tetap mengembang dan terlihat baru.

Penyedotan debu tidak hanya menghilangkan kotoran yang menyebabkan serat karpet kusut, tetapi juga menarik serat karpet kembali melalui penyedotan agar karpet Anda tetap segar dan halus.

Sedot debu pada area lalu lintas tinggi setiap hari jika memungkinkan untuk menghilangkan kotoran dan mengangkat kembali serat karpet, karena keausan terus-menerus dari keluarga dan tamu yang berjalan dan melacak kotoran ke area ini dapat menyebabkan perataan dengan cepat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau