Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Menyiram Tanaman Peace Lily dan Waktu Terbaik Penyiraman

Kompas.com, 27 November 2021, 19:49 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Peace lily atau bunga lili perdamaian adalah tanaman indoor yang populer dan disukai karena sifatnya yang santai, kemampuannya tumbuh di lingkungan dengan cahaya rendah, dan memiliki bunga putih yang indah, yang mekar hampir tanpa henti.

Selain itu, tanaman peace lily tidak rewel dan mudah dirawat. Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan dalam merawat tanaman peace lily adalah penyiraman. 

Melansir dari Gardening Know How, Sabtu (27/11/2021), berikut tips menyiram tanaman peace lily

Baca juga: Tips Merawat Bunga Peace Lily agar Tumbuh Subur dan Mekar

Kapan menyiram tanaman peace lily? 

Sebelum menyiram tanaman, periksa terlebih dulu tanah untuk menentukan apakah sudah waktunya menyirami bunga lili perdamaian Anda.

Jika tanah terasa lembap, hindari menyiram tanaman peace lily. Namun, apabila tanah terasa kering, saatnya menyiram tanaman peace lily. Jika menyukai gadget berteknologi tinggi, Anda dapat menggunakan meteran air. 

Baca juga: Peace Lily Tidak Berbunga? Ini Berbagai Penyebabnya

Tips menyiram tanaman peace lily

Cara terbaik menyiram tanaman peace lily adalah meletakkan tanaman di bak cuci. Tuang air perlahan ke tanah sampai cairan menetes melalui dasar pot.

Biarkan tanaman mengering secara menyeluruh, lalu kembalikan ke piring drainasenya. Jangan biarkan tanaman terendam peace lily karena penyakit yang disebabkan kelebihan air adalah penyebab utama kematian tanaman hias

Baca juga: 6 Bahan Alami yang Bisa Dijadikan Pupuk untuk Menyuburkan Tanaman

Menyiram tanaman dengan air sedikit selalu lebih baik daripada terlalu banyak air. Peace lily dapat bertahan dalam banyak pengabaian, tetapi membiarkan tanah pot terlalu kering juga bisa menyebabkan tanaman sedih dan murung.

Namun, peace lily hampir selalu tumbuh subur lagi setelah melakukan penyiraman kembali dengan baik. 

Baca juga: 5 Ciri Tanaman Lidah Mertua Hampir Mati

Kiat penyiraman peace lily

Untuk menyiram tanaman hias, termasuk peace lily, biasanya menggunakan air keran. Air ini memang baik-baik saja untuk menyiram tanaman peace lily, tetapi membiarkan air selama satu atau dua hari memungkinkan fluoride dan bahan kimia berbahaya lainnya menghilang.

Jika air mengalir langsung melalui pot, itu mungkin berarti tanaman terikat akar dengan buruk. Bila ini masalahnya, ganti peace lily sesegera mungkin.

Jika lupa menyiram peace lily dala waktu lama, tepi daunnya bisa menguning. Jika ini terjadi, sirami tanaman dengan baik, lalu potong dedaunan yang menguning. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau