Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Tanaman Hias Berukuran Kecil untuk Mempermanis Ruangan

Kompas.com, 10 Desember 2021, 16:24 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Apakah kamu menggunakan hiasan bunga plastik untuk menghias meja ruang tamu mu?

Tanaman plastik menjadi tempat menempelnya debu-debu dan akan membuat meja ruang tamu menjadi kusam.

Untuk ruang tamu yang lebih segar, sebaiknya ganti tanaman plastik dengan tanaman hidup berukuran kecil.

Selain menambah kesan tropis pada ruang tamu, beberapa jenis tanaman hias juga memiliki fungsi sebagai pengikat racun seperti asap rokok dan aroma cat yang mengganggu.

Melansir dari Contemporist, Jumat (10/12/2021), 5 jenis tanaman hias ini bisa menjadi pemanis di meja ruang tamu mu.

Baca juga: Tanaman Hias Indoor Penting di Apartemen, Ini Sebabnya

Sukulen

Tanaman sukulen memiliki jenis yang beragam dengan bentuk daun yang unik. Tanaman ini cocok digunakan sebagai tanaman hias di ruang tamu karena perawatannya yang mudah dan hanya membutuhkan sedikit penyiraman.

Kamu bisa meletakkan 2 jenis sukulen berbeda sebagai pemanis di meja ruang tamu mu. Agar tampilannya menarik, gunakan pot kecil berbahan terracotta ataupun keramik.

Baca juga: 5 Tanaman Hias Berbunga yang Cocok Jadi Dekorasi Natal di Rumah

Jade plant

Sesuai dengan namanya, tanaman ini memiliki bentuk daun hijau gelap seperti jade atau batu giok.

Tanaman ini juga dipercaya membawa keberuntungan bagi pemiliknya, karenanya jade plant seringkali diberikan kepada rekan yang baru memulai bisnis ataupun usaha baru. Jade plant tidak terlalu menyukai air, karena itu siram saat tanah benar-benar kering.

Baca juga: Cara Merawat Tanaman Hias Philodendron Black Gold

Baby rubber plant

Jika rubber plant biasa ditaruh di sudut ruangan karena memiliki batang yang cukup tinggi, kamu bisa menggunakan baby rubber plant sebagai hiasan meja.

Tanaman ini menghasilkan oksigen yang tinggi dan dapat membunuh bakteri dan spora yang hinggap di daunnya, untuk itu tanaman ini sangat cocok bagi penderita asma.

Baca juga: Ada Jamur di Tanah Tanaman Hias, Apa Artinya?

String of pearl

Tanaman string of pearlsHasil tangkap layar Thr Spruce Tanaman string of pearls

Tanaman ini memiliki daun berbentuk bulat menyerupai untaian mutiara. String of pearls dapat tumbuh dengan cepat dalam kondisi yang tepat, ia membutuhkan penyiraman yang tidak terlalu sering dan sesekali jemur dibawah sinar matahari.

Namun meskipun bentuknya unik dan bisa menjadi pusat perhatian, tanaman ini berbahaya bila tertelan anak kecil ataupun hewan peliharaan.

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Diprediksi Bakal Hits di Tahun 2022

Spider plant

Jika kamu memiliki hewan peliharaan dirumah dan ingin memilih tanaman yang aman bagi mereka, tanaman spider plant ini cocok untukmu.

Menurut ASPCA (American Society for the Prevention of Cruelty to Animals), spider plant adalah salah satu tanaman hias yang aman bagi hewan peliharaan.

Tanaman ini cocok diletakkan di meja ruang tamu karena fungsinya yang baik sebagai pemurni udara dan penghilang racun.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau