Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Warna Cat Dapur yang Cocok untuk Semua Desain dan Dekorasi

Kompas.com, 24 Desember 2021, 22:33 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Menemukan warna cat yang sempurna untuk dinding dapur bisa jadi tantangan. Hal ini karena Anda perlu mempertimbangkan banyak elemen dengan ruangan lainnya seperti warna peralatan memasak, lemari, countertops, backsplash, dan lantai.

Ada banyak hal yang perlu dipikirkan dalam hal warna terlepas dari ukuran dapur Anda. Untuk menyederhanakan masalah, para ahli desain setuju bahwa memilih warna cat netral untuk dapur adalah pilihan yang tepat.

Melansir dari The Spurce pada Jumat (24/12/2021) berikut ini lima inspirasi warna dapur yang cocok dengan semuaa dekorasi dan desain.

Baca juga: 6 Ide dan Tren Dapur yang Tak Lekang oleh Waktu

Terakota

Dapur dengan nuansa retro '70-an yang bersahaja kini semakin populer. Padukan dengan lemari kayu kenari serta dinding warna terakota yang indah.

Warna kemerahan yang hangat berpadu dengan warna netral gelap kecoklatan merupakan perpaduan apik.

Terutama jika Anda menggunakan warna-warna alami seperti kayu alami, hijau alpukat, abu-abu keunguan, putih krem, dan kuning keemasan.

Baca juga: 5 Hal yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli Wastafel Dapur

Krem keabuan

Dalam hal mengecat dapur, warna krem sering diabaikan. Padahal dinding berwarna krem cocok menciptakan perasaan hangat, yang cocok dengan proses memasak.

Warna krem yang cantik untuk dipertimbangkan adalah Cinnamon Sugar oleh Magnolia Homes.

Basis cokelatnya yang halus memiliki nada merah muda yang membuat dapur terlihat nyaman tetapi tidak berlumpur atau kekuningan.

Baca juga: Tips Membersihkan Lantai Dapur yang Berminyak

Putih

Ilustrasi wastafel dapurUnsplash/Sidekix Media Ilustrasi wastafel dapur

Warna cat putih yang indah bisa menjadi warna impian untuk dapur Anda. Warna putih juga menciptakan suasana hangat.

Karena warnanya memiliki tone hangat, itu adalah fondasi yang sempurna untuk dapur modern dengan aksen metalik, merah mawar, tembaga, emas. Ini juga dipasangkan dengan sempurna dengan rak kayu alami.

Baca juga: 5 Bumbu Dapur yang Dibenci Tikus, Bisa Jadi Pengusir Alami

Biru laut

"Tidak ada warna yang terlarang untuk dapur, tetapi hari ini saya lebih memilih dinding dapur dengan warna biru laut yang tenang," kata Heidi Techner, direktur program desain interior di Harcum College.

Menggabungkan elemen warna biru yang menyegarkan dengan warna abu-abu yang menenangkan untuk menciptakan energi yang menenangkan dan memulihkan. Dia menyarankan untuk menggunakan warna ini sebagai warna netral.

Lemari putih dan lantai kayu pinus memberikan aksen yang indah saat dipasangkan dengan perabotan di dapur.

Baca juga: Catat, 6 Benda Ini Harus Disimpan di Dekat Wastafel Dapur

Kelabu tua

Warna putih terkadang sedikit terlalu membosankan untuk dapur. Desainer interior Alec Holland mengatakan, "Salah satu favorit saya adalah Upper West Side (CSP-70) dari Benjamin Moore.

Cukup hangat untuk menciptakan sedikit kedalaman dan drama tanpa merasa gelap atau murung. Ini juga terlihat sangat chic dengan lemari dapur putih" ungkapnya.

Bila Anda menginginkan sedikit warna, tetapi tidak ingin menyimpang jauh dari warna yang tenang, kelabu tua ini adalah pilihan netral yang lebih gelap.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau