Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Tips Membuat Kamar Tidur Anak Tertata dan Menyenangkan

Kompas.com, 11 Januari 2022, 11:00 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kamar tidur anak mudah mengalami kekacauan atau berantakan. Hal ini tak lain karena anak-anak memiliki rasa ingin tahu tinggi, suka bermain, serta kamar anak biasanya menjadi tempat bermain. 

Padahal, sama dengan kamar tidur dewasa, kamar anak juga harus mencerminkan kepribadaan anak. Artinya, kamar tidur anak harus merangkul fleksibilitas, rasa menyenangkan, dan pengetahuan bahwa akan banyak kekacauan. 

Baca juga: 6 Tren Dekorasi Kamar Tidur Anak yang Bakal Populer pada 2022

Untuk itu, Anda dapat mengatur kamar tidur anak dengan mengantisipasi apa yang dibutuhkan si kecil saat tumbuh dan membuatnya terlibat dalam segala hal, dari dekorasi hingga tanggung jawab menjaga kamarnya tetap rapi.

Melansir dari Real Estate, Selasa (11/1/2022), berikut empat tips membuat kamar tidur anak tertata dan menyenangkan. 

Baca juga: Cara Membuat Kamar Tidur Nyaman untuk Anak 

Mulai dengan penyimpanan

Ilustrasi tempat penyimpanan di kamar tidur anakUnsplash/??????? ???????? Ilustrasi tempat penyimpanan di kamar tidur anak
Nicki Dobrzynski, desainer interior yang menjalankan bisnis interior dan situs website Cottonwood & Co, mengatakan ruang penyimpanan yang memadai sangat penting di kamar tidur anak. 

"Anak-anak cenderung menjadi magnet yang berantakan (mainan lunak, buku, batu, kerang), jadi memiliki berbagai pilihan penyimpanan adalah kuncinya," katanya. 

Baca juga: 5 Kamar Tidur Anak yang Terinspirasi dan Tokoh Kartun

Mulai dari, penyimpanan robe yang bagus, lemari yang layak, keranjang untuk mainan, rak yang dipasang pada dinding, hingga kotak-kotak penyimpanan kecil untuk mengumpulkan semua mainan kecil anak. 

Nicki merekomendasikan memulai dengan penyimpanan utama seperti lemari built-in atau lemari yang berdiri sendiri. 

“Dari sana, Anda dapat menentukan berapa banyak (penyimpanan) tambahan yang diperlukan, yang kemudian dapat membantu menentukan jenis tempat tidur yang diinginkan." 

Baca juga: 5 Kesalahan Mendekorasi Kamar Tidur Anak yang Harus Dihindari 

Pilih tempat tidur dengan bijak

Ilustrasi tempat tidur tingkat. SHUTTERSTOCK/JOE HENDRICKSON Ilustrasi tempat tidur tingkat.
Menurut Nicki, untuk tempat tidur di kamar anak sebaiknya berpikir panjang tentang ukuran, jenis, juga kualitas tempat tidur yang akan dibeli.

"Banyak orang tua beralih dari tempat tidur bayi ke tempat tidur tunggal, yang dapat dengan cepat diatasi oleh anak-anak juga membatasi saat mereka tumbuh dan ingin memiliki teman untuk tinggal.”

Sebagai gantinya, Nicki menyarankan mempertimbangkan tempat tidur trundle atau tempat tidur tingkat (jika plafon cukup tinggi), yang juga memiliki penyimpanan tambahan.

"Tempat tidur dengan penyimpanan di bawahnya adalah pilihan bagus ketika memiliki ruang terbatas.” 

Baca juga: 9 Ide Dekorasi Kamar Tidur Anak Laki-laki, Bisa Sampai Remaja 

Bersikap fleksibel

Ilustrasi kamar tidur anakUnsplash/Huy Nguyen Ilustrasi kamar tidur anak
Anak-anak tumbuh dengan cepat – yang juga berarti kebutuhan dan seleranya dapat sering berubah. Untuk itu, fleksibilitas menjadi hal penting untuk kamar tidur anak yang akan berkembang bersama anak dari waktu ke waktu.

Nicki mengatakan salah satu tantangan terbesar sering kali adalah memastikan dekorasi kamar anak cocok dengan bagian rumah lainnya, tetapi juga menciptakan ruang yang menyenangkan sekaligus bisa bertransisi seiring pertumbuhan anak. 

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau