Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 11 Januari 2022, 16:33 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

Sumber Best Life

JAKARTA, KOMPAS.com - Tikus masuk dan tinggal di tempat tidur merupakan sebuah kejadian yang mungkin terjadi kepada siapa pun.

Selain makanan atau rempah-rempah yang berserakan, ada hal lain yang dapat mengundang tikus datang ke tempat tidur seseorang.

Oleh karena itu, baca terus artikel ini untuk mengetahui bagaimana bisa tempat tidurmu menjadi surga bagi tikus dan apa yang harus dilakukan.

Baca juga: 6 Cara Mengusir Tikus yang Sembunyi di Lemari Dapur

Dilansir dari Best Life, Selasa (11/1/2022), berikut ini adalah beberapa hal yang dapat menarik tikus datang ke kamar tidur.

Tempat tidur dengan bed skirt atau rok kain di bagian bawah kasurInstagram @so_linen Tempat tidur dengan bed skirt atau rok kain di bagian bawah kasur
Bed skirt

Jika ingin memastikan tempat tidurmu tidak menjadi tempat beristirahat hama, kamu perlu menghilangkan bed skirt.

Bed skirt merupakan rok kasur atau kain yang mengelilingi kasur bagian bawah. Tempat tidur kolong biasanya banyak yang menggunakan bed skirt ini.

Bed skirt sendiri berfungsi untuk menutupi kolong tempat tidur atau penutup ruang penyimpanan di kolong tempat tidur agar tidak terlihat.

Baca juga: 4 Tips Membasmi Tikus di Dapur

"Tikus dapat memanjat dan merangkak di permukaan apa pun. Tikus dapat menggunakan bed skirt, selimut, serta seprai sebagai tangga untuk naik ke tempat tidur dan ke permukaan yang lebih tinggi, seperti meja samping tempat tidur, rak, atau meja riasmu," jelas Ryan Smith, pakar pengendalian hama dan pemilik Ant and Garden Organic Pest Control.

Ilustrasi gorden. FREEPIK/TOPNTP26 Ilustrasi gorden.
Gorden juga dapat menimbulkan risiko

Bukan hanya tempat tidurmu yang mungkin menggelar tikar selamat datang untuk hama.

Jika tempat tidurmu terletak di dekat jendela dan gorden menyentuh atau mendekati permukaan lantai, itu bisa menjadi akses mudah bagi tikus.

Baca juga: 5 Hal yang Dapat Menarik Tikus ke Halaman dan Masuk ke Rumah

"Jika kamu memiliki kain gantung rendah di bagian bawah tempat tidur atau gorden yang digantung di dindingmu, kain ini bisa menciptakan ruang gelap dan tersembunyi, yang mana hewan pengerat dapat membuat rumah untuk diri mereka sendiri dan jauh dari pandangan langsung kamu," jelas Ty Jones, pemilik perusahaan pengendalian hama, Deans Services.

Cara menghindari tikus masuk dan bersarang di tempat tidur

Jika kamu ingin mencegah hama bersarang di tempat tidurmu, singkirkan bed skirt, atau setidaknya menariknya sedikit agar tidak menyentuh lantai.

Menyelipkan selimutmu juga dapat membatasi akses hewan pengerat ke ruang tidurmu.

Demikian pula, menyesuaikan tirai yang menyentuh lantai dapat membantu, tetapi kamu mungkin perlu lebih pendek dari yang kamu kira.

Baca juga: Cara Mengusir dan Mencegah Tikus Masuk ke Rumah dengan Peppermint

Smith mencatat bahwa tikus dapat melompat setinggi satu kaki, jadi kamu mungkin perlu menjaga kain gorden relatif tinggi dari permukaan lantai, agar hama tidak memanjat.

Aroma alami juga dapat membantu mencegah aktivitas hama. Perusahaan pengendalian hama Terminix menunjukkan bahwa minyak peppermint dapat menjadi pencegah yang efektif untuk tikus.

Dan aroma mint telah diketahui berguna untuk mencegah aktivitas dari hewan pengerat lainnya.

Menurut sebuah studi tahun 2014 yang diterbitkan dalam The Scientific World Journal, tikus rumah tangga makan lebih sedikit makanan di daerah di mana minyak kayu putih telah disemprotkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau