Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 5 Februari 2022, 11:23 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketika memelihara kucing, tidak sedikit pemiliknya senang mengajak kucingnya bermain berbagai hal yang dianggap lucu.

Namun, ketika sedang bermain dengan kucing atau dalam situasi apa pun, jangan pernah sekali-kali untuk mencoba menarik ekornya.

Dikutip dari channel YouTube dr_mirzayusa, Sabtu (5/2/2022), dijelaskan bahwa menarik ekor kucing merupakan tindakan yang sangat membahayakan bagi kucing.

Baca juga: 5 Fakta Tentang Ekor Kucing yang Kamu Harus Tahu

Untuk mengetahuinya lebih jelas, pada artikel ini akan dibahas mengenai bahaya menarik ekor kucing, berikut di antaranya.

Illustrasi ekor kucing.

Aleksandra Sapozhnikova/ Unsplash Illustrasi ekor kucing.
Mengapa menarik ekor kucing berbahaya?

Dokter hewan Mirza Yusa menjelaskan bahwa tulang ekor kucing merupakan perpanjangan dari tulang belakang.

Ia mengatakan bahwa pada bagian tulang belakang terdapat spinal cord, atau juga medula spinalis, atau juga STB (sumsum tulang belakang).

Dan yang perlu diketahui, di bagian-bagian tulang belakang tersebut terdapat banyak kumpulan saraf-saraf yang langsung terhubung dengan otak.

Baca juga: 5 Cedera yang Bisa Terjadi pada Ekor Kucing

Di bagian sumsum tulang ini ada yang namanya cauda equina, yakni merupakan kumpulan saraf-saraf yang terdapat di pinggul hingga ke pangkal ekor, yang mana fungsinya itu berbeda-beda.

"Jadi ada saraf yang mengatur tentang proses kencing, kemudian ada saraf yang mengatur tentang BAB (buang air besar). Nah, jika saraf-saraf ini ketarik, otomatis banyak resiko yang muncul seperti susah pipis, kemudian juga defekasi atau susah BAB," kata dokter Mirza.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau