Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jangan Menyapu Lantai Saat AC Menyala, Ini Risikonya

Kompas.com, 13 Februari 2022, 14:07 WIB
Abdul Haris Maulana

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Menyapu lantai adalah kegiatan bersih-bersih yang begitu umum dikerjakan di setiap rumah tangga.

Namun, pastikan untuk tidak pernah menyapu lantai suatu ruangan saat kondisi AC sedang menyala, atau menyalakan AC ketika sedang menyapu lantai.

Sebab, hal ini tanpa disadari dapat memberi pengaruh buruk terhadap AC yang menyala.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa AC Perlu Dibersihkan

Dikutip dari beberapa sumber, Minggu (13/2/2022), dijelaskan bahwa debu maupun kotoran dari proses menyapu lantai bisa masuk atau tersedot ke dalam AC.

Hal yang sama juga berlaku pada memvakum lantai maupun membersihkan debu pada permukaan benda atau furnitur. Sebab, debu dan kotoran yang berterbang juga akan terserap ke dalam AC.

Debu yang tersedot ke dalam AC pada akhirnya dapat membuat AC menjadi mudah kotor lebih cepat.

Oleh karena itu, jangan heran apabila filter AC milikmu terasa lebih cepat kotor, karena mungkin saja kamu kerap menyapu lantai saat kondisi AC menyala.

Hal ini berarti membuatmu perlu lebih sering membersihkan filter AC atau menghubungi layanan jasa pencuci AC.

Baca juga: 13 Kemungkinan yang Menyebabkan AC Tidak Mau Menyala

Ilustrasi AC atau pendingin ruangan, pemeliharaan AC. SHUTTERSTOCK/M2020 Ilustrasi AC atau pendingin ruangan, pemeliharaan AC.
Kerugian dari filter AC yang kotor

Filter AC yang kotor mengumpulkan debu, sehingga aliran udara di filter AC terhalang dan kotoran dikeluarkan ke udara.

Ketika debu tersumbat di filter unit AC yang kotor dalam waktu lama, itu memungkinkan jamur dan bakteri menumpuk, menyebabkan bau tidak sedap.

Unit AC yang kotor dapat menyebabkan penumpukan kelembapan, menjadikannya tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri dan tungau.

Baca juga: Dampak Buruk Menyalakan AC Terus-menerus pada Kesehatan dan Lingkungan

Penumpukan debu dan kotoran pada filter AC juga bisa membuat performa AC mengalami penurunan.

Apa yang harus dilakukan?

Jika ingin menyapu atau memvakum lantai suatu ruangan, usahakan untuk mematikan AC yang menyala terlebih dahulu.

Apabila AC memang belum menyala saat kamu menyapu lantai, biarkan saja dan jangan malah menyalakan AC.

Setelah selesai menyapu, bukalah jendela atau pintu agar siklus udaranya bisa berputar dengan baik.

Baca juga: Stop Meletakkan Tanaman Hias Dekat AC, Ini Alasannya

Jika lantai sudah selesai dibersihkan, barulah kamu boleh menyalakan AC untuk mendinginkan suhu ruangan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau