Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Hal dan Sejarah tentang AC yang Perlu Diketahui Sebelum Memasangnya

Kompas.com, 15 Februari 2022, 13:23 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Air conditioning (AC) atau pendingin udara memainkan peran vital dalam kehidupan banyak orang, terutama mereka yang tinggal di daerah dengan suhu panas.

AC membantu memastikan rumah serta ruangan tetap sejuk dan nyaman. Namun, meski dapat mendinginkan rumah saat panas, mungkin ada banyak hal yang belum Anda ketahui tentang AC dan sejarahnya.

Peralatan elektronik ini sudah ada sejak lama dan lebih menarik dari yang Anda. Dikutip dari My Decorative, Selasa (15/2/2022), berikut ini beberapa hal dan sejarah tentang AC yang perlu diketahui sebelum memasangnya di rumah. 

Baca juga: Kenali, Ini 8 Suara Aneh yang Dikeluarkan AC dan Penyebabnya 

Perawatan rutin adalah kunci

Ilustrasi AC atau pendingin ruangan. SHUTTERSTOCK/DONIKZ Ilustrasi AC atau pendingin ruangan.
Ketika memiliki AC di rumah, banyak orang berharap AC bekerja dengan sempurna setiap saat. Namun, hal ini tidak selalu terjadi.

AC perlu mendapat perawatan rutin agar tetap berfungsi baik. Ini melibatkan seorang profesional untuk memeriksa HVAC guna memastikan semuanya normal dan tidak ada tanda-tanda masalah.

Jadi, setidaknya setahun sekali, sebaiknya menghubungi jas service AC untuk melakukan perawatan. Jika tidak, AC akan mulai mengalami masalah yang membutuhkan biaya lebih banyak untuk diperbaiki daripada kunjungan perawatan sederhana. 

Baca juga: Jangan Menyapu Lantai Saat AC Menyala, Ini Risikonya 

Dulu harganya sangat mahal 

Di masa lalu, harga AC sangat mahal, tapi saat ini relatif terjangkau untuk memiliki dan mengoperasikan AC di rumah.

Ada beberapa unit AC yang berharga jutaan, tetapi ada juga unit portabel dan lebih kecil yang harganya jauh lebih murah. 

Perlu diketahui, Herbert Hoover, presiden Amerika Serikat ke-31, menjadi presiden pertama yang memiliki AC pada akhir 1920-an dan awal 30-an. Saat itu, harga satu unit AC US$30 ribu atau sekitar Rp428 juta. 

Baca juga: 5 Alasan Mengapa AC Perlu Dibersihkan 

Ada banyak jenis AC 

Ilustrasi AC portable. SHUTTERSTOCK/ALEXLMX Ilustrasi AC portable.
Hal lain yang mungkin belum Anda ketahui adalah ada banyak jenis AC di pasaran. Banyak rumah memiliki sistem HVAC lengkap dengan saluran, sementara yang lain mungkin menggunakan AC jendela atau opsi tanpa saluran.

Masing-masing dilengkapi dengan pro dan kontra, jadi pastikan melakukan riset dan memutuskan jenis mana yang terbaik untuk ruang Anda.

Ide mendinginkan udara sudah ada sejak lama

Orang-orang telah berusaha untuk tetap sejuk dan tenang dalam waktu sangat lama. Orang Mesir kuno dan Persia menggunakan metode berbeda untuk tetap dingin ribuan tahun yang lalu.

Mulai dari, menangkap angin, menggantung alang-alang basah, hingga bersepeda air dingin melalui dinding rumah mereka.

Meski pilihan modern lebih efektif, sejarah panjang ini menunjukkan betapa pentingnya selalu tetap sejuk dan nyaman di area panas. 

Baca juga: 5 Mitos Penggunaan AC yang Sebenarnya Keliru

Bioskop menjadi tempat pertama yang memiliki AC

Ilustrasi AC atau pendingin ruangan.SHUTTERSTOCK/BUTSAYA Ilustrasi AC atau pendingin ruangan.
Saat ini, banyak rumah menggunakan AC, tapi rumah bukan tempat pertama AC umumnya berada. Selama hari-hari awal kemunculan AC modern, kebanyakan orang tidak memiliki AC di rumah mereka lantaran harganya yang terlalu mahal. 

Ketika itu, bioskop atau teater adalah salah satu tempat pertama yang berinvestasi dalam menggunakan AC. Akibatnya, banyak orang berduyun-duyun ke bioskop saat musim panas untuk mendapatkan udara sejuk itu. 

Ini adalah asal mula istilah "blockbuster musim panas" karena banyak bioskop akan merilis film mereka pada musim panas untuk mengambil keuntungan dari fakta bahwa lebih banyak orang berada di bioskop selama musim panas.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau