Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

9 Trik Menyimpan Panci dan Wajan agar Dapur Tampak Tertata

Kompas.com, 18 Februari 2022, 17:25 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Panci dan wajan yang disimpan secara tidak teratur dapat memperburuk tampilan dapur.

Selain itu, ukuran panci dan wajan yang lebih besar dibanding peralatan dapur lainnya bisa membuat dua jenis barang ini terasa asing bila tidak disimpan dengan rapi. 

Dilansir dari Homes & Gardens, Jumat (18/2/2022), berikut beberapa trik menyimpan panci dan wajan agar dapur terlihat lebih rapi

Baca juga: Wajib Punya, Ini 4 Benda untuk Merawat Wajan Besi Cor

Keluarkan semua koleksi wajan dan panci

Ilustrasi panci presto.DOK.SHUTTERSTOCK/gcafotografia Ilustrasi panci presto.

Sebelum mulai memindahkan wajan dan panci ke tempat penyimpanan yang telah ditentukan, kamu perlu menyortirnya terlebih dulu.

Lucy Mansey, professional organizer, menjelaskan bahwa wajan dan panci dapat diletakkan di atas permukaan untuk mengetahui sistem penyimpanan seperti apa yang cocok  merapikan keduanya. 

Baca juga: 5 Cara Menyimpan Panci dan Wajan di Dapur agar Lebih Tertata 

Pilih barang yang paling dibutuhkan

Beberapa orang memiliki terlalu banyak panci dan wajan. Misalnya, memiliki tiga wajan terbilang cukup banyak bila Anda jarang memasak atau hanya menggunakan satu saja.

Dengan memilah barang yang paling dibutuhkan, kamu dapat mengurangi panci dan wajan yang tidak dibutuhkan.

Desainer dapur di Harvey Jones, Emma Cowburn, mengatakan, memiliki panci berukuran khusus tidak akan membuat makanan menjadi lebih enak. "Koleksi peralatan makan yang kecil jauh lebih mudah  disimpan dan diatur,” ucap Cowburn.

Selanjutnya, pertimbangkan tentang barang yang berpotensi menjadi serbaguna seperti panci besi cor yang dapat digunakan langsung di atas meja dari oven

Baca juga: 4 Metode Ampuh Bersihkan Wajan dan Panci yang Gosong

Simpan panci dan wajan yang jarang dipakai

Ilustrasi wajan cast ironSHUTTERSTOCK Ilustrasi wajan cast iron

Saat mengeluarkan dan memilah barang, kamu akan menemukan panci dan wajan yang hanya digunakan sesekali saja. 

Untuk barang-barang tersebut, kamu dapat menyimpannya di luar dapur seperti ruang makan. Dengan begitu, ruang penyimpanan di dapur dapat dimanfaatkan untuk panci dan wajan yang sering dipakai.

Baca juga: Trik Menyimpan Tutup Panci agar Dapur Lebih Tertata

Letakkan panci dan wajan dekat area masak

Meletakkan panci dan wajan dengan hati-hati adalah kunci. Pastikan lokasi penyimpanannya  dekat dengan area masak sehingga memudahkan mengambilnya jika diperlukan.

Sementara itu, barang-barang yang tidak berkaitan dengan kegiatan memasak seperti gelas atau peralatan makan, jangan ditaruh di dekat wajan dan panci demi menghindari risiko gelas terjatuh dan pecah saat mengambil panci atau wajan.

Baca juga: Penyebab Adanya Noda Hitam pada Wajan Besi Cor dan Cara Mengatasinya

Manfaatkan bagian dalam laci

Ilustrasi panci.UNSPLASH/COOKER KING Ilustrasi panci.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau