Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ketahui, Ini 8 Penyebab Daun Bunga Anggrek Menguning

Kompas.com, 24 Februari 2022, 17:34 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Salah satu permasalahan yang paling sering dialami bunga anggrek yang dirawat di dalam ruangan adalah daunnya berubah menjadi kuning.

Dikutip dari Balcony Garden Web, Kamis (24/2/2022), ada beragam penyebab daun bunga anggrek menguning. Apa saja?

Baca juga: Tips agar Anggrek Rajin Berbunga

Menggunakan campuran pot biasa

Ilustrasi tanaman bunga anggrek, anggrek bulan. PIXABAY/DZOKO STACH Ilustrasi tanaman bunga anggrek, anggrek bulan.

Penyebab pertama daun anggrek berubah menjadi kuning adalah tanah yang digunakan untuk tanaman anggrek.

Penggunaan campuran pot biasa atau tanah kebun menyebabkan media tanam tumbuh menahan kelembapan berlebih dan membuat daun menjadi kuning.

Cara terbaik merawat anggrek adalah  menggunakan media tanam yang tepat seperti pecahan batu bata, pecahan genteng, sabut kelapa, moss, arang, serbuk gergaji, hingga pakis. 

Pilihlah media tanam yang disukai dan cocok dengan tanaman anggrek. 

Baca juga: Manfaat Menyiram Tanaman Anggrek Menggunakan Es Batu

Memiliki banyak air

Bunga anggrek yang memiliki terlalu banyak air dapat menghasilkan akar yang membusuk. Kondisi ini menyulitkan tanaman menerima nutrisi dan air yang tepat sehingga dedaunan menjadi kuning.

Tanaman anggrek perlu disiram secara rutin. Namun, untuk penyiraman secara mendalam, hanya lakukan jika media tanam terasa kering saat disentuh. 

Baca juga: Harus Cermat, Begini Cara Merawat Anggrek yang Benar

Kekurangan air

Ilustrasi bunga anggrek. PIXABAY/HAIDI2002 Ilustrasi bunga anggrek.

Untuk menghindari daun bunga anggrek menguning, hindari tanaman kekurangan air. Kondisi ini tidak hanya membuat tanaman menjadi stres, tapi juga mengubah akar bunga anggrek menjadi putih, mengerut, dan mati. 

Dengan demikian, akar tidak bisa mengangkut air dan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh sehat.

Cara terbaik menjaga bunga anggrek dari kekeringan adalah menyiramnya sekali dalam tujuh hingga delapan hari pada musim semi dan musim panas.

Perpanjang durasi ini menjadi sekali dalam 13-15 hari pada musim gugur dan musim dingin. Terus perhatikan media tanam untuk memastikan bunga anggrek tidak benar-benar kering.

Baca juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan agar Anggrek Selalu Mekar

Kelembapan rendah

Anggrek yang diletakkan di dalam ruanganUnsplash/Zhisheng Deng Anggrek yang diletakkan di dalam ruangan

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau