Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 20 Maret 2022, 18:37 WIB
Lolita Valda Claudia

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com- Saat ini banyak sekali pilihan peralatan masak dengan desain cantik yang menarik perhatian. Namun, sebaiknya kamu jangan terlena dengan penampilannya saja namun juga dengan fungsi dan ketahanannya.

Pemilihan peralatan masak dengan bahan yang tepat dapat memberikan manfaat dan kemudahan tersendiri untukmu.

Tak hanya menghasilkan masakan yang lebih sehat, kamu juga lebih hemat waktu karena makanan yang cepat matang dengan merata.

Melansir dari Pots and Pans, Minggu (20/3/2022), salah satu bahan alat masak yang populer, tak hanya karena penampilan estetikanya, namun juga kualitasnya ialah alat masak berbahan keramik.

Berikut ini manfaat yang akan kamu dapatkan jika menggunakan alat masak berbahan keramik.

Baca juga: 4 Jenis Alat Masak yang Tepat untuk Kompor Listrik

Bebas racun

Peralatan masak keramik tidak mengandung bahan kimia beracun seperti PFOA, PTFE, Timbal, Kadmium, PFAS, pelapis sintetis atau logam berat apa pun.

Alat masak ini terbuat dari bahan mineral alami sehingga aman dan tidak bereaksi terhadap masakan asam. Dengan begini tidak ada bahan kimia yang mengkontaminasi masakanmu.

Baca juga: Membandingkan Alat Masak Silikon dan Kayu, Mana yang Lebih Baik?

Anti lengket

Peralatan masak keramik menggunakan gel keramik yang terbuat dari silikon dan oksigen yang memberimu permukaan memasak yang tahan lengket.

Alat masak jenis ini sama bagusnya dengan peralatan lain yang juga menawarkan lapisan anti lengket. Kamu hanya perlu menggunakan sedikit minyak saat memasak.

Baca juga: Sebelum Beli, Ketahui Kelebihan dan Kekurangan Alat Masak Granit

Bentuknya yang cantik

Panci granitUNSPLASH/Nicolas Dmítrichev Panci granit

Penampilan estetika peralatan masak keramik sangatlah indah. Jika kamu meletakkannya di area dapur, dapur akan terlihat lebih elegan dan cantik.

Kamu juga bisa langsung menyajikan makananmu di meja makan menggunakan panci keramik dan tetap akan terlihat cantik dan berkelas.

Baca juga: Cara Membersihkan dan Menyimpan Alat Masak Sesuai Bahannya agar Awet

Perpindahan panas yang lebih efisien

Peralatan masak keramik memiliki konstruksi badan yang tebal sehingga cepat menjadi panas secara merata dan efisien.

Dengan begini kamu hanya memerlukan sedikit energi untuk memasak dan masakan dapat matang merata dengan cepat.

Baca juga: 5 Bahan Alami Penghilang Kerak Gosong pada Alat Masak Stainless Steel

Tahan panas

Kemampuannya untuk menahan panas tinggi jika dibandingkan dengan bahan peralatan masak lainnya merupakan kelebihan tersendiri untuk jenis peralatan masak ini.

Peralatan masak keramik dapat menahan panas hingga 400- 450 derajat Celcius. Oleh karena itu, sangat cocok untuk membakar daging dan sayuran yang membutuhkan suhu tinggi.

Baca juga: Agar Awet, Jangan Lakukan Hal Ini pada Alat Masak Stainless Steel

Ringan

Kombinasi alas aluminium dan lapisan keramik membuat panci ini lebih ringan dibandingkan peralatan masak besi cor atau cast iron. Karena cukup ringan, alat masak ini pun lebih mudah digunakan.

Mudah dibersihkan

Karena lapisan anti lengket dan enamel yang dimiliki peralatan masak keramik, kotoran yang menempel akan mudah sekali lepas. Dengan begini kamu tidak memerlukan usaha lebih untuk membersihkannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau