Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Hal yang kerap terjadi saat menanam cabai adalah kondisi daun cabai mengeriting. Keriting pada daun cabai menyebabkan nutrisi tidak bisa diproses secara sempurna dan tanaman tidak tumbuh lebat.
Pasalnya, dilansir laman Cybex Kementerian Pertanian RI, Sabtu (30/4/2022), daun adalah tempat tanaman memasak makanan. Jika daun tanaman bermasalah, maka tanaman tersebut akan sulit memproses makanannya sendiri.
Akibatnya, produktivitas tanaman menurun. Keadaan ini dapat merugikan, bahkan dapat mengakibatkan gagal panen.
Baca juga: Ketahui 5 Penyebab dan Cara Mengatasi Tanaman Cabai Layu
Ilustrasi tanaman cabai. Selain disebabkan oleh kekurangan asupan air lebih, daun cabai keriting sering disebabkan oleh gangguan OPT (Organisme Pengganggu Tanaman) berupa hama. Setidaknya ada tiga hama penyebab daun cabai keriting, yaitu thrips, tungau, dan aphids.
Ketiga hama ini tergolong jenis hama kutu. Hama-hama ini dapat menyerang sepanjang musim, di manapun tanaman berada dan menyerang semua jenis tanaman cabai.
Hama thrips, tungau, dan aphids memiliki cara menyerang tanaman cabai yang hampir sama, namun gejala serangan dan akibat serangan sangat berbeda.
Berikut ketiga hama penyebab daun cabai keriting, tanda-tanda serangan, dan cara mengendalikannya.
Baca juga: Penyebab dan Cara Mencegah Bunga Cabai Rawit Rontok
Thrips adalah hama kutu yang mengisap pucuk daun. Hama ini berukuran sangat kecil, yakni panjangnya antara 1 hingga 1,2 mm saja.
Thrips berwarna hitam dengan bercak merah. Thrips dewasa memiliki sayap dan rambut pada tubuhnya, adapun nimfa (hewan muda) tidak memiliki sayap dan berwarna kekuningan.