Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cara Mengeringkan Bunga untuk Hiasan di Rumah

Kompas.com, 15 Juni 2022, 16:25 WIB
Nabilla Ramadhian,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Bunga kering menjadi salah satu elemen dekoratif untuk mempercantik atau menghiasi ruangan selain menggunakan bunga potong segar.  

Selain itu, bunga kering juga dapat digunakan untuk ruangan yang tidak mendapatkan sinar matahari. Namun, ada beberapa orang yang masih belum mengetahui cara mengeringkan bunga

Baca juga: 7 Bunga yang Dipercaya Membawa Keberuntungan bagi Pemiliknya

Cara mengeringkan bunga sangat mudah dan bisa dilakukan sendiri rumah. Namun, sebelum melakukannya, pilih bunga dengan kelopak yang tidak sepenuhnya terbuka dan belum cukup mekar.

Sebab, kelopak yang sudah terbuka dan matang dapat membuat bunga akan terus membuka saat mengering.

Nah, dikutip dari Better Homes & Gardens, Rabu (15/6/2022), terdapat tiga cara mengeringkan bunga yang bisa dicoba sebagai berikut.

Baca juga: Tips Merangkai Bunga Kering Agar Tampil Cantik 

Dikeringkan secara alami

Ilustrasi bunga keringUnsplash/Kaitlan Balsam Ilustrasi bunga kering

Untuk mengeringkan sebagian besar jenis bunga, kamu dapat membiarkannya kering secara alami. Bunga dengan batang yang kokoh seperti hortensia dan echinop bisa dibiarkan di dalam vas kosong di ruangan yang sejuk dengan kelembapan rendah.

Namun, sebaiknya bunga dikeringkan dengan menggantungnya secara terbalik agar mereka tidak terkulai saat kering. 

Baca juga: 3 Tanaman Bunga Pengusir Nyamuk yang Bisa Ditanam di Halaman Rumah

Menggunakan microwave

Sama dengan mengeringkan bunga secara alami, pilih bunga yang kelopaknya tidak terlalu terbuka dan belum cukup matang.

Lalu, masukkan bunga ke dalam wadah yang aman untuk ditaruh ke dalam microwave. Lapisi bunga dengan pasir silika atau campuran dengan takaran yang sama dari boraks dan tepung jagung (cornmeal).

Untuk bunga yang berbentuk terompet atau cangkir, isi dengan pasir silika atau campuran yang telah disebutkan untuk membantunya mempertahankan bentuknya.

Setelah itu, taruh wadah yang tidak tertutup ke dalam microwave. Nyalakan pengaturan suhu tinggi selama satu menit. Periksa apakah bunga sudah benar-benar kering atau belum.

Jika belum, nyalakan microwave kembali selama 30 detik dan periksa kembali. Untuk bunga dengan kelopak tebal, membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering.

Setelah mengering. biarkan bunga dalam campuran selama satu hari agar semakin kering. 

Baca juga: Cara Menanam Bunga Telang agar Berbunga Sepanjang Tahun

Gunakan gel silika

Mengeringkan bunga dengan cara digantungUnsplash/Ice tea Mengeringkan bunga dengan cara digantung

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau