Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa TV di Kamar Tidur Buruk Menurut Feng Shui? Ini Penjelasannya

Kompas.com, 4 Agustus 2022, 12:25 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Dalam feng shui, memiliki TV di kamar tidur dianggap buruk, tetapi aturan itu tidak selalu sesuai dengan gaya hidup modern.

TV adalah fitur populer di kamar tidur untuk membantu melepas lelah dan bersantai setelah hari yang panjang, bahkan membantu beberapa orang tertidur.

Meski dapat menyingkirkan TV di kamar tidur untuk meningkatkan feng shui, ada beberapa cara meningkatkan atau menyebarkan energi yang dihasilkannya sehingga tidak mengganggu energi chi ruang. 

Baca juga: 5 Fitur Rumah yang Tidak Baik Menurut Feng Shui, Apa Saja?

Mengapa TV di kamar tidur buruk menurut feng shui? 

Ilustrasi TV layar datar, smart TVUnsplash/Jens Kreuter Ilustrasi TV layar datar, smart TV
Ada lebih dari satu prinsip feng shui yang mengatakan penggunaan TV di kamar tidur adalah buruk karena berkaitan dengan energi dan mengganggu tidur. 

Dilansir dari Love to Know, Kamis (4/8/2022), salah satu pertimbangan melarang penggunaan TV di kamar tidur menurut feng shui adalah reflektifitas atau dianggap sebagai cermin. Berikut beberapa alasan TV tidak boleh ada di kamar tidur.  

Baca juga: Di Mana Penempatan TV yang Baik di Ruang Tamu Menurut Feng Shui? 

  • Energi chi yang salah arah

Sama dengan cermin, TV di kamar tidur dapat mengganggu aliran chi di dalam ruangan. Permukaan reflektif dapat memantulkan aliran chi positif keluar dari ruangan melalui pintu atau jendela. Padahal, chi positif diperlukan untuk menikmati tidur. 

  • Risiko proyeksi astral 

Sebuah kepercayaan feng shui umum tentang cermin dan TV di kamar tidur dapat membuat koneksi ke proyeksi astral.

Diyakini bahwa ketika jiwa keluar dari tubuh saat tidur, refleksi mungkin mengejutkan jiwa dan berisiko membahayakan tubuh. 

Baca juga: 5 Cara Menghadirkan Feng Shui di Dapur untuk Memperoleh Energi Positif

  • Undangan ke pihak ketiga dalam pernikahan 

Keyakinan feng shui menyarankan tidak menggunakan cermin dan TV yang memantul ke tempat tidur karena dapat menumbuhkan perselingkuhan bagi pasangan yang menikah. 

Bayangan pasangan yang tidur di ranjang dipandang sebagai ajakan pihak ketiga (diwakili oleh cermin atau TV) untuk bergabung dengan pasangan tersebut. Ini biasanya dipandang sebagai undangan terbuka untuk perselingkuhan. 

Baca juga: Feng Shui Larang Tempat Tidur dan TV Saling Berhadapan, Mengapa?

Yin dan Yang dari TV di kamar tidur menurut feng shui  

Ilustrasi TV di kamar tidur. PEXELS/MAX VAKHTBOVYCH Ilustrasi TV di kamar tidur.
Kamar tidur dianggap sebagai ruang Yin dalam feng shui. Ruang Yin tenang, santai, dan harus dianggap sebagai tempat peristirahatan dari hari yang sibuk serta kacau.

TV di kamar tidur dapat membanjiri energi Yin melalui refleksi dan melalui energi Yang yang kuat sebagai perangkat elektronik.

Energi Yin bermanfaat untuk kamar tidur, tetapi terlalu banyak di kamar tidur sama tidak menguntungkannya dengan terlalu banyak energi Yang. 

Baca juga: Feng Shui Larang Meletakkan Tempat Tidur Menghadap Pintu, Kenapa?

Jika kamar tidur memiliki terlalu banyak energi Yin, ini bisa membuat kesulitan bangun setiap pagi dan menghindari kamar saat bukan waktu tidur.

TV di kamar tidur dapat menambah energi Yang, tetapi Anda harus mempertimbangkan manfaat dan konsekuensi dari energi yang yang dihasilkannya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau