Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Jumlah Detergen Pods yang Diperlukan untuk Mencuci Pakaian

Kompas.com, 19 September 2022, 16:40 WIB
Aniza Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Mencuci pakaian menjadi tugas pembersihan yang dilakukan setiap hari, menghabiskan banyak waktu, serta melelahkan.

Untuk memudahkan dan meringankan pekerjaan tersebut, produsen produk pembersih menawarkan ragam produk pembersihan pakaian yang efisien, salah satunya laundry pods atau detergen dalam bentuk kapsul. 

Baca juga: 7 Mitos Mencuci Pakaian yang Tidak Perlu Dipercaya, Apa Saja?

Jika baru mengetahui detergen pods, Anda mungkin tidak tahu persis berapa banyak jumlah yang perlu digunakan untuk setiap muatan.

Matt Mottola, VP Operasi di Tedimatts, operator binatu di gedung apartemen, kondominium, dan asrama, mengatakan mesin cuci yang kelebihan busa dan beban lebih rentan mengalami kerusakan.

Untuk itu, penting mengetahui jumlah atau ukuran detergen pods yang digunakan sebelum memasukkannya ke mesin cuci. 

Baca juga: Detergen Bubuk Vs Detergen Cair, Ketahui Kelebihan dan Kekurangannya

Pertimbangan lainnya yang tak kalah penting adalah gaya mesin cuci yang digunakan. Jika mesin cuci model baru, kemungkinan besar memiliki efisiensi tinggi.

Sederhananya, mesin cuci efisiensi tinggi mengurangi jumlah air dan energi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan siklus pencucian.

Memiliki mesin cuci efisiensi tinggi dapat menghemat tagihan energi da jumlah air sehingga lebih sedikit busa. Untuk itu, sebaiknya menggunakan hanya satu pods detergen saja. 

Namun, untuk mesin cuci model lama, Mottola menyarankan melihat teks pada mesin cuci yang disediakan pabrikan untuk mengetahui status efisiensinya. 

Baca juga: 3 Tips Menyimpan Detergen Pakaian Sesuai dengan Jenisnya 

Berapa detergen pods yang dibutuhkan dalam satu siklus pencucian?

ilustrasi detergen laundry podsUnsplash/Erik Binggeser ilustrasi detergen laundry pods
Untuk cucian dalam jumlah kecil hingga sedang, Mottola merekomendasikan menggunakan satu pods deteregen.

Sementara itu, untuk beban yang besar dan mesin cuci berefisiensi tinggi, ia menyarankan mencoba menggunakan dua pods yang bisa langsung dimasukkan. 

"Pods harus ditempatkan langsung di drum mesin, bukan di laci detergen yang bisa menyumbat aliran air," jelas Mottola dilansir dari Southern Living, Senin (19/9/2022). 

Baca juga: 7 Mitos Mencuci Pakaian yang Tidak Perlu Dipercaya, Apa Saja?

Metode ini terdengar cukup sederhana, tetapi Anda mungkin masih menemukan busa ekstra di dalam drum mesin cuci.

Untuk mengatasinya, Mottola menyarankan menjalankan mesin cuci dengan siklus kosong dan sedikit untuk menyetel ulang mesin. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau