Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Jenis Backsplash yang Harus Dihindari di Dapur

Kompas.com, 7 Maret 2023, 09:16 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Backsplash adalah permukaan vertikal (seperti ubin) yang diletakan di tempat basah dan mudah kotor seperti dapur.

Backsplash berfungsi melindungi dinding dapur dari berbagai cipratan saat memasak, seperti air, kotoran, dan minyak. 

Baca juga: 2 Keunggulan Menggunakan Backsplash Marmer di Dapur

Namun, backsplash dapur juga bisa menjadi elemen dekoratif yang dapat menjadi tambahan indah untuk rumah, asalkan memilihnya tepat. 

Dengan warna atau bahan yang kreatif, backsplash dapur berubah menjadi sebuah karya seni. Namun, para desainer interior baru-baru ini memperingatkan pemilik rumah terhadap sejumlah pilihan backsplash dapur yang mengutamakan bentuk daripada fungsionalitas.

Bagaimanapun juga, Anda harus membersihkan batu-batu itu untuk memastikan kebersihan dapur. 

Selain itu, beberapa bahan atau tampilan backsplash dapat membuat dapur terlihat kuno sehingga mengurangi daya tarik hunian saat menjualnya.

Jadi, bahan apa saja yang harus dihindari untuk backsplash

Dilansir dari Family Handyman, Selasa (7/3/2023), berikut sejumlah jenis backsplash yang harus dihindari di dapur. 

Baca juga: 4 Cara Menyelaraskan Tampilan Backsplash dan Meja Dapur

Backsplash mosaik kaca

Ilustrasi backsplash dapur mosaik kaca.Shutterstock/Studio Light and Shade Ilustrasi backsplash dapur mosaik kaca.
Menurut desainer interior dan pengguna TikTok, Phoenix Grey (@phoenixgrey), backsplash mosaik kaca adalah "daftar teratas" yang tidak boleh digunakan karena "terlalu ramai" secara estetika dan jumlah nat yang lebih banyak berarti lebih kotor serta sulit dibersihkan.

Backsplash batu kapur atau limestone

Berkat teksturnya yang lembut dan warna netral yang hangat, batu kapur sedang mengalami masa kejayaannya dalam desain interior.

Namun, karena sangat berpori, batu kapur menampung air dan kemungkinan menumbuhkan jamur di lubang-lubang mikronya.

Karena itu, ini menjadi jenis backsplash yang harus dihindari di dapur. Sebaiknya, gunakan untuk ruangan yang tidak terlalu lembap dan pilih cat batu kapur di dapur untuk menyalurkan kesan organik. 

Baca juga: Material Backsplash Dapur, Lebih Baik Kaca atau Ubin?

Backsplash ubin zellige

Ubin zellige adalah keramik Maroko buatan tangan yang menakjubkan. Ubin ini tersedia dalam dua pilihan, mengkilap dan tidak mengkilap.

Meski merupakan standar emas dalam pilihan ubin pengrajin, ketidaksempurnaannya yang alami dan menawan membuat ubin zellige hampir tidak mungkin dibersihkan dengan cepat. Karena itu, ubin ini adalah jenis backsplash yang harus dihindari di dapur.

Backsplash ubin subway 

Ilustrasi dapur, ilustrasi backsplash, ilustrasi ubin subway.SHUTTERSTOCK / Luoxi Ilustrasi dapur, ilustrasi backsplash, ilustrasi ubin subway.
Seperti ditunjukkan oleh Grey dan Evelyn Long dari Renovated.com, tren ini terlalu berlebihan. Ubin putih "dasar" ada di mana-mana selama beberapa tahun dan sekarang ubin ini terlihat tidak orisinil.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau