Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 1 Oktober 2023, 14:16 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis


JAKARTA, KOMPAS.com – Nyamuk adalah salah satu serangga yang sering dijumpai di sekitar rumah. Serangga ini banyak muncul di malam hari dan mengganggu waktu tidur kita.

Serangga kecil ini akan hingga di kulit dan menghisap darah. Akibatnya, kita akan merasa gatal-gatal pada area yang digigit.

Saat ini, sebenarnya ada banyak jenis obat nyamuk yang bisa didapatkan dengan mudah. Namun, menggunakan obat nyamuk kimia cukup berbahaya untuk kesehatan.

Baca juga: Cara Mengusir Nyamuk di Rumah Pakai Kopi

Sebagai gantinya, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti kopi untuk mengusir nyamuk dari rumah.

Mengapa kopi bisa mengusir nyamuk? Dan bagaimana cara mengusir nyamuk menggunakan kopi? Simak penjelasan selengkapnya berikut ini.

Apakah ampas kopi bisa mengusir nyamuk?

Ilustrasi ampas kopi. FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi ampas kopi.

Dilansir dari Homes and Gardens, Minggu (1/10/2023), ampas kopi yang dibakar diketahui bisa mengusir nyamuk karena aroma kopi bisa menarik nyamuk dan membuat serangga ini sulit menemukan sasarannya.

Saat dibakar atau dibasahi air, kopi akan mengeluarkan aroma yang mengganggu kemampuan nyamuk untuk menemukan manusia. Hal inilah yang membuat kopi bisa mencegah nyamuk masuk ke rumah.

Baca juga: Membakar Ampas Kopi Bisa Bantu Mengusir Nyamuk? Ini Penjelasannya

Meskipun demikian, belum ada studi ilmiah yang membuktikan bahwa ampas kopi dapat mengusir nyamuk dewasa.

Namun, Nicole Carpenter, CEO Black Pest Prevention mengatakan bahwa ampas kopi bisa dibakar dan mencegah pertumbuhan jentik nyamuk. Dengan demikian, jentik tidak akan tumbuh menjadi nyamuk dewasa.

Cara mengusir nyamuk menggunakan kopi

Kopi perlu diseduh atau dibakar agar aromanya lebih keluar dan bisa menghalau nyamuk masuk ke dalam rumah. Setelah dibakar, ampas kopi bisa ditaburkan ke seluruh halaman rumah.

Selain ditaburkan, ampas kopi juga bisa dibakar dalam piring tahan panas. Kemudian, piring tersebut diletakkan di ruangan yang terdapat banyak nyamuk.

Pastikan untuk meletakkan piring jauh dari jangkauan anak-anak maupun hewan peliharaan. Setelah terbakar dan mengeluarkan asap, padamkan api dengan handuk basah.

Baca juga: 5 Cara Mengusir Nyamuk dari Rumah, Pakai Kamper hingga Bubuk Kopi

Ampas kopi akan terus mengeluarkan asap yang bisa mengusir nyamuk. Cara lain yang bisa dilakukan yaitu dengan menyeduh kopi dalam air mendidih. Kemudian, semprotkan cairan tersebut sebagai obat nyamuk alami.

Obat nyamuk alami lainnya

Selain menggunakan kopi, Anda juga bisa menggunakan bahan alami lain untuk mengusir nyamuk. Dilansir dari Backyard Boss, berikut beberapa obat nyamuk alami yang mudah didapatkan.

Tanaman herba mintUnsplash Tanaman herba mint

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau