Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Cara Membuat Larutan Pembersih Alami di Rumah, Bisa Hemat Uang

Kompas.com, 31 Oktober 2023, 14:31 WIB
Anggita Budi Pratiwi,
Esra Dopita Maret

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Membuat larutan pembersih sendiri di rumah merupakan solusi  bagus untuk menghemat biaya dan mengurangi paparan bahan kimia berbahaya.

Larutan pembersih alami terbuat dari bahan-bahan alami, aman digunakan, dan mudah ditemukan di rumah, seperti cuka.  

Baca juga: 7 Manfaat Lemon untuk Membersihkan Rumah, Hilangkan Noda dan Bau

Membuat larutan pembersih alami rumah sangat mudah dan praktis sehingga bisa menghemat pengeluaran. 

Dilansir dari Homes and Gardens, Selasa (31/10/2023), berikut cara membuat larutan pembersih alami di rumah

Kulit jeruk

Ilustrasi kulit jerukUnsplash Ilustrasi kulit jeruk
Kulit jeruk mengandung asam sitrat yang dapat membantu menghilangkan kotoran, noda, dan bau di sekitar rumah.

Campurkan kulit jeruk dengan cuka putih dan air. Cuka putih dalah bahan pembersih alami yang dapat membantu membunuh kuman dan bakteri. Air membantu mengencerkan larutan dan membuatnya lebih mudah digunakan.

Untuk membuatnya, masukkan kulit jeruk dalam wadah kaca bersih, lalu masukkan cuka putih, tutup wadah, dan diamkan selama sekitar dua minggu sebelum menyaring cairan ke dalam botol semprot, encerkan dengan jumlah air yang sama. 

Baca juga: 8 Manfaat Menggunakan Cuka untuk Mencuci Pakaian, Wajib Coba!

Baking soda

Selanjutnya, cara membuat larutan pembersih alami di rumah adalah menggunakan baking soda. Pasta baking soda adalah cara bagus membersihkan permukaan keras dan menghilangkan noda membandel tanpa merusak permukaannya.

Baking soda adalah bahan abrasif lembut yang dapat membantu menghilangkan noda, kotoran, dan kerak. Metode ini terbilang aman dan terjangkau sehingga menjadi pilihan bagus untuk membersihkan rumah.

Campurkan baking soda dengan air untuk membuat pastanya, lalu gosok noda pada wastafel, oven, dan nat keramik yang kotor. 

Baca juga: Bahaya Menggunakan Cuka dan Baking Soda untuk Membersihkan Saluran Air

Cuka putih

Ilustrasi cuka putih.Shutterstock/Pat_Hastings Ilustrasi cuka putih.
Cuka putih adalah disinfektan yang efektif dan lembut. Bahan ini dapat digunakan untuk membunuh bakteri, virus, serta jamur.

Cuka putih mengandung asam asetat yang merupakan bahan disinfektan alami. Asam asetat dapat membunuh bakteri dan virus dengan merusak dinding sel mereka.

Cuka putih juga dapat membantu menghilangkan jamur dengan memecah sel jamur. Anda dapat mencampurkan cuka putih dan air dengan perbandingan sama ke dalam botol semprot, kemudian semprotkan pada benda dan permukaan yang ingin dibersihkan.  

Baca juga: 7 Cara Membersihkan Oven dengan Baking Soda, Bebas Bau

Hidrogen peroksida

Hidrogen peroksida juga dapat menjadi cara membuat larutan pembersih alami di rumah. Hidrogen peroksida adalah disinfektan yang efektif dan aman untuk digunakan sebagai pembasmi bakteri, virus, serta jamur.

Hidrogen peroksida mengandung hidrogen atom yang tidak berpasangan, yang dapat bereaksi dengan kuman dan bakteri untuk membunuhnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau