Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanaman Bunga yang Dapat Mendatangkan Kupu-kupu di Taman

Kompas.com, 30 Mei 2024, 14:21 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kupu-kupu menjadi serangga penyerbuk yang sering muncul di taman atau halaman rumah. 

Serangga cantik ini tidak hanya mengunjungi bunga-bunga mekar Anda, tapi juga sedang berburu makanan, istirahat, tempat berteduh, atau sinar matahari dan mencari tanaman inang. 

Baca juga: 9 Tanaman Hias yang Dapat Ditanam di Air

Sudah diketahui, kupu-kupu tertarik pada tanaman bunga warna-warni, seperti pink, ungu, merah, kuning, dan oranye. 

Todd MacLean, tukang kebun dan pemilik Todd MacLean Outdoors di Palm Beach, Florida, Amerika Serikat (AS)--jasa pembersih taman atau luar ruangan--mengatakan tanaman inang memastikan kupu-kupu dan ulatnya memiliki cukup makanan untuk bertahan hidup serta berkembang.

"Untuk menemukan tanaman inang, kupu-kupu mengandalkan indera penciumannya yang tajam, menggunakan reseptor di antena, kaki, dan lidahnya yang dapat mendeteksi tanaman inang dengan tepat," ucap MacLean. 

Dengan kata lain, saat mencium aroma bunga yang disukai, kupu-kupu akan terbang ke tanaman tersebut. Sesederhana itu!

Jadi, tanaman bunga apa saja yang harus ada di taman jika ingin taman menjadi surga bagi kupu-kupu?

Baca juga: 7 Cara Menanam Bunga Mawar di Pot

Miri Talabac, ahli hortikultura dari University of Maryland Extension, AS, menghatakan pilih tanaman yang berasal dari daerah Anda. Hal ini karena tanaman tersebut memiliki peluang lebih besar untuk mendukung serangga atau hewan lain selain kupu-kupu.

Selain itu, jika tanaman bunga tersebut disebarkan ke area alami, tidak akan merusak ekosistem setempat. 

Nah, dikutip dari Martha Stewart dan Southern Living, Kamis (30/5/2024), berikut tujuh tanaman bunga yang dapat mendatangkan kupu-kupu di taman

Marigold

Ilustrasi bunga marigold.Shutterstock/photo acorn Ilustrasi bunga marigold.
Mungkin Anda pernah mendengar tentang Kupu-kupu Marigold-sejenis kupu-kupu yang suka hinggap di sekitar bunga marigold.

"Marigold paling baik jika ditanam secara massal untuk menarik kupu-kupu, seperti Kupu-kupu Marigold," kata MacLean.

Jika Anda ingin marigoldberumur panjang, MacLean merekomendasikan memangkas bunga yang mekar untuk mendorong pertumbuhan dan mekarnya bunga yang baru. 

Baca juga: 6 Tanaman Pendamping Bunga Matahari, Bisa Ditanam di Halaman Rumah

Lantana

Selanjutnya, tanaman bunga yang dapat mendatangkan kupu-kupu di taman adalah lantana. 

Kupu-kupu menyukai warna dan aroma nektar yang manis dari tanamanbunga abadi ini.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau