Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 18 Agustus 2024, 21:03 WIB
Siti Nur Aeni

Penulis

Sumber The Spruce

JAKARTA, KOMPAS.com - Tirai kayu kini semakin populer dan sering digunakan. Tirai kayu dinilai lebih unggul dibandingkan tirai aluminium putih standar. 

Selain itu, tirai kayu juga bisa menambahkan karakter dan fungsi di dalam ruangan apapun. Material kayu yang estetik membuat ruangan lebih cantik dan menarik. 

Namun, tirai ini perlu rutin dibersihkan agar tetap kinclong dan tidak mudah rusak. Dikutip dari The Spruce, Minggu (18/8/2024), berikut cara membersihkan tirai kayu yang berdebu

Baca juga: Cara Membersihkan Tirai Kain, Bisa Pakai Soda Kue

Perlengkapan yang dibutuhkan

ilustrasi tirai kayuFreepik/mrsiraphol ilustrasi tirai kayu

  1. Kemoceng
  2. Sarung tangan
  3. Penyedot debu
  4. Sikat 
  5. Sabun cuci piring
  6. Air hangat
  7. Kain bersih
  8. Mangkuk besar
  9. Kain mikrofiber

Baca juga: 5 Tips Membersihkan Tirai agar Bebas Debu

Cara membersihkan tirai kayu yang berdebu

Setelah perlengkapan dibutuhkan, langkah selanjutnya yaitu membersihkan tirai kayu. Adapun cara membersihkannya, seperti berikut:

  • Merapikan bagian bawah tirai

Pertama, singkirkan terlebih dahulu semua benda yang ada di dalam atau di sekitar jendela, seperti hiasan ambang jendela atau gorden. 

Pastikan tidak ada benda di bawah jendela yang tidak bisa menahan sedikit sabun atau debu. Setelah bagian bawah jendela dibersihkan, turunkan sepenuhnya tirai kayu dan buka sampai semua bilah bisa dibersihkan. 

Baca juga: Cara Mencuci Tirai Kamar Mandi agar Bebas Lumut dan Jamur

  • Membersihkan debu

Selanjutnya, cara membersihkan tirai kayu yang berdebu yaitu membersihkan debu pada bilah tirai dengan kemoceng. Usapkan di setiap tirai kayu mulai dari atas sampai bawah. 

Pastikan untuk mengganti bantalan atau alat pembersih sesuai kebutuhan tirai. Jika menggunakan penyedot debu untuk membersihkan kayu, gunakan sikat untuk menyedot debu pada bilah-bilahnya. 

  • Membersihkan tirai dengan larutan pembersih

Campurkan setengah sendok teh sabun cuci piring dengan air hangat dalam mangkuk besar. Celupkan kain bersih ke dalam larutan pembersih dan usapkan perlahan ke setiap tirai kayu. Kerjakan dari tirai bagian atas ke bagian bawah. 

Baca juga: Cara Membersihkan Tirai Shower Bau dan Berjamur, Pakai Air Garam

  • Mengeringkan tirai 

ilustrasi tirai kayuFREEPIK/FREEPIK ilustrasi tirai kayu

Setelah semua bilah tirai bersih, gunakan kain mikrofiber bersih untuk mengeringkan setiap bilah tirai kayu. Pastikan tirai kering sempurna karena kayu yang lembap bisa melengkung dan dan rusak. 

Usapkan kain mikrofiber di setiap bilah tirai untuk membersihkan sisa larutan pembersih. Jangan tutup tirai jika belum benar-benar kering. 

Seberapa sering perlu membersihkan tirai?

Tirai kayu perlu rutin dibersihkan, apalagi jika di rumah ada hewan peliharaan. Bulu hewan peliharaan bisa menempel di tirai yang membuat tirai cepat kotor. 

Tirai juga perlu rutin dibersihkan jika jendela sering dibuka. Sebab, debu dan kotoran dari luar bisa masuk ke tirai. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau