Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Bahan Dapur untuk Membersihkan Panci Stainless Steel yang Gosong

Kompas.com, 4 September 2024, 18:05 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

Sumber The Spruce

KOMPAS.com - Panci stainless steel yang gosong tampak tidak layak untuk digunakan. Namun, kamu masih bisa memperbaikinya hanya dengan bahan-bahan dapur.

Meski tidak akan tampak seperti baru lagi, setidaknya, noda gosong pada panci stainless steel dapat dihilangkan dan panci bisa digunakan kembali seperti semula.

Mengutip The Spruce, berikut adalah beberapa bahan dapur untuk membersihkan panci stainless steel yang gosong.

Baca juga: Cara Membersihkan Panci Stainless Steel agar Tidak Berubah Warna

Soda kue

ilustrasi soda kue atau baking sodaPexels/Karolina Grabowska ilustrasi soda kue atau baking soda

Baking soda atau soda kue merupakan bahan serbaguna yang bisa membersihkan hampir semua benda, termasuk panci stainless steel yang gosong.

Caranya, masukkan campuran sedikit soda kue dan air ke dalam panci yang gosong. Cukup didihkan sebentar, lalu dinginkan. Biarkan cairan tersebut meresap semalaman.

Keesokan harinya, cuci panci hingga bersih. Jika masih ada noda gosong yang tersisa, taburkan lebih banyak soda kue ke panci yang gosong dan gosok perlahan hingga semua noda memudar.

Baca juga: Mengapa Panci Stainless Steel Berubah Warna?

Jeruk nipis dan garam

Selanjutnya, kamu bisa mengombinasikan dua bahan dapur untuk membersihkan panci stainless steel yang gosong, yakni jeruk nipis dan garam.

Buatlah campuran jeruk nipis dan garam secukupnya atau sesuaikan dengan area yang gosong. Oleskan campuran tersebut dan diamkan selama beberapa menit.

Setelah itu, taburkan sedikit garam lagi dan gosok dengan perlahan. Bagian panci yang terbakar akan terangkat dengan mudah hanya dengan dua bahan ini.

Baca juga: 7 Tips Menjaga Wajan dan Panci Stainless Steel Lebih Tahan Lama

Garam

Ilustrasi garam epsom. FREEPIK/JCOMP Ilustrasi garam epsom.

Jika tidak mempunyai jeruk nipis, kamu bisa menggunakan garam saja untuk membersihkan panci stainless steel yang gosong.

Caranya, rebus air dengan garam secukupnya untuk meluruhkan sisa-sisa makanan yang lengket dan berkerak pada panci. Selama direbus, kikis kerak dengan sendok kayu sesekali agar lebih mudah terlepas.

Jika masih ada kerak yang tersisa, biarkan air garam direbus selama beberapa jam lagi. Setelah itu, buang airnya dan gunakan lebih banyak garam untuk menggosok sisa-sisa bagian yang terbakar. Lakukan proses ini hingga panci kembali mulus.

Baca juga: Makanan Lengket di Panci Stainless Steel? Ini Penyebab dan Solusinya

Saus tomat

Berikutnya, bahan dapur untuk membersihkan panci stainless steel yang gosong adalah saus tomat. Uniknya, saus tomat dapat menghilangkan noda gosong karena sifat asamnya.

Tuang saus tomat dalam panci dan didihkan dengan api kecil selama beberapa menit tetapi jangan sampai airnya habis. Gunakan saus tomat dalam jumlah banyak agar hasilnya optimal.

Setelah didihkan, diamkan saus tomat dalam panci semalaman tanpa memasaknya. Keesokan harinya, cuci panci hingga bersih untuk memastikan setiap keraknya terangkat sepenuhnya.

Baca juga: Hindari, 10 Kesalahan Menggunakan Panci dan Wajan Stainless Steel

Cuka

Cuka mengandung asam asetat, sehingga dapat bekerja dengan baik untuk menghancurkan sisa makanan yang gosong dan berkerak pada panci stainless steel.

Tuangkan cuka sari apel atau cuka putih ke dalam panci berisi air. Lalu, didihkan selama beberapa menit. Setelah dingin, kamu bisa mencuci panci dan membersihkan noda gosong yang masih menempel.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau