Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Warna Lemari Dapur yang Cocok untuk Dapur Minimalis

Kompas.com, 31 Oktober 2024, 08:40 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Warna cat lemari dapur penting untuk dipertimbangkan. Pasalnya, furnitur ini merupakan titik fokus utama dapur, sehingga pemilihan lemari dapur dapat memperindah atau merusak ruangan.

Saat mencari warna lemari dapur yang paling tepat, pertimbangkan warna yang sesuai dengan berbagai gaya desain. Misalnya, jika kamu ingin mendesain dapur minimalis, pilihlah warna lemari dapur yang sederhana yang sesuai dengan desain tersebut.

Mengutip Martha Stewart dan The Kitchn, Kamis (31/10/2024), berikut adalah beberapa warna lemari dapur yang cocok untuk dapur minimalis.

Baca juga: 7 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Lemari Dapur

Putih

Ilustrasi lemari dapur putih.Pexels/Pixabay Ilustrasi lemari dapur putih.

Meskipun dapur serba putih mulai kurang populer, warna tersebut tidak akan pernah sepenuhnya ketinggalan zaman, terutama untuk lemari dapur.

Nuansa dari warna putih dapat dengan mudah melengkapi semua estetika desain, dari tradisional hingga modern. Selain itu, rona netralnya memungkinkan kamu untuk berkreasi dalam dekorasi atau material meja dapur.

Kemudian, lemari dapur berwarna putih pun mampu mencerahkan ruangan yang paling gelap sekalipun. Dengan demikian, warna putih di dapur akan memberikan tampilan yang bersih, rapi, sederhana, dan tak lekang oleh waktu.

Baca juga: Cara Membersihkan Lemari Dapur Kayu

Greige

Greige (gray dan beige) adalah campuran abu-abu dan krem. Ini merupakan warna serbaguna yang cocok dipadukan dengan berbagai material meja dapur dan backsplash.

Lemari dapur dengan warna greige juga fleksibel, sehingga cocok dengan desain apa saja. Selain itu, warna greige akan memberikan tampilan yang timeless pada dapur, sehingga kamu tidak perlu repot mengecat ulang lemari dapur.

Abu-abu pucat

ilustrasi kabinet dapur berwarna abu-abuShutterstock/Fio Creative ilustrasi kabinet dapur berwarna abu-abu

Mirip dengan greige tetapi tanpa nuansa hangat, abu-abu pucat adalah warna netral lainnya yang cocok dengan sebagian besar material meja dapur dan backsplash.

Baca juga: 6 Makanan yang Tidak Boleh Disimpan di Lemari Dapur

Lemari abu-abu juga dapat menciptakan latar belakang netral untuk elemen lain di dapur, seperti kayu, logam, atau batu. Lemari abu-abu dapat digunakan dengan gaya apa pun, dari kontemporer hingga tradisional.

Lemari dapur berwarna abu-abu pucat yang dipasangkan dengan perangkat keras berwarna perak atau hitam akan memberikan kesan yang lebih modern, sementara memasangkan abu-abu dengan perangkat keras berwarna hangat, seperti kuningan, akan memberikan kesan yang lebih tradisional pada dapur.

Hitam

Meskipun warnanya terkesan gelap dan suram, hitam sebenarnya dapat berfungsi sebagai warna netral di rumah jika digunakan secara efektif. Warna hitam dapat memberikan tampilan elegan yang tak lekang oleh waktu.

Dengan karakter klasik dan berani, hitam melampaui tren, menghadirkan kecanggihan dan kesan dramatis pada interior dapur. Warna ini pun dapat dipadukan dengan berbagai elemen dan gaya desain.

Baca juga: 4 Ide Lemari Dapur yang Unik dan Fungsional

Krem

Ilustrasi lemari dapur warna krem.Pexels/AS Photography Ilustrasi lemari dapur warna krem.

Jika kamu ingin menggunakan warna dengan nuansa putih yang lebih hangat, pertimbangkan warna krem. Warna krem yang menarik dapat menambahkan sentuhan keanggunan dan keserbagunaan pada dapur.

Warna krem juga dengan mudah melengkapi berbagai gaya desain, sehingga kamu dapat berkreasi pada backsplash, countertop, dan perangkat keras di dapur.

Warna krem dapat menjadi pilihan yang tepat, jika kamu ingin memberikan tampilan bersih yang sama seperti dapur putih, tetapi dengan sedikit karakter pedesaan.

Baca juga: 4 Cara Merombak Lemari Dapur agar Terlihat Baru

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau