Penulis
KOMPAS.com - Bagi yang ingin memiliki kebun sayur, tetapi tinggal di daerah dengan curah hujan rendah atau sering lupa menyiram, pemilihan jenis tanaman menjadi sangat penting.
Sayuran tahan kekeringan menjadi solusi ideal karena tidak membutuhkan banyak air untuk tumbuh dan tetap bisa menghasilkan panen yang memuaskan.
Melansir Martha Stewart, Sabtu (5/4/2025), berikut adalah beberapa tanaman sayur yang tahan kekeringan.
Baca juga: 6 Tanaman Sayur yang Hasil Panennya Melimpah
Jagung memiliki keistimewaan dalam cara tumbuhnya. Tanaman ini mampu menyimpan air di jaringan daunnya dan masuk ke fase dormansi saat terjadi kekeringan ekstrem.
Selain itu, jagung memiliki kemampuan mengikat nitrogen dari udara, yang memperkaya tanah dan mengurangi kebutuhan akan penyiraman serta pemupukan tambahan.
Meski tahan kekeringan, hasil panen akan lebih optimal jika tanaman jagung diberi cukup air saat berbunga dan berbuah.
Baca juga: 5 Tanaman Sayur yang Cocok Ditanam di Kebun Kecil
Tanaman cabai rawit berasal dari wilayah tropis dan subtropis, sehingga secara alami sudah beradaptasi dengan lingkungan panas dan kering.
Meskipun tahan terhadap kekeringan, cabai tetap tumbuh lebih baik di tanah yang sedikit lembap.
Karena itu, penyiraman sebaiknya tetap dilakukan secara berkala, terutama saat tanaman mulai berbunga dan berbuah untuk menjaga produktivitasnya.pBaca juga: 5 Tanaman Sayur yang Sulit Tumbuh, Tidak Cocok untuk Pemula
Okra memiliki akar tunggang yang kuat dan bisa menjangkau air dari lapisan tanah yang dalam.
Struktur akar ini membuatnya mampu bertahan di tengah kondisi tanah yang kering sekalipun. Tanaman ini juga relatif cepat tumbuh dan mudah dirawat.
Jika kamu tinggal di wilayah yang sering mengalami musim kemarau, okra bisa menjadi pilihan sayuran yang tepat untuk ditanam.
Baca juga: 7 Tanaman Sayur yang Dapat Ditanam di Dalam Ruangan
Labu dan zucchini memiliki akar panjang yang bisa menjangkau air dari lapisan tanah yang dalam.
Beberapa varietas seperti Green-Striped Cushaw dan Dark Star Zucchini dikenal sangat tahan terhadap panas dan kekeringan.
Meskipun begitu, tanaman ini tetap akan tumbuh lebih optimal jika mendapat air yang cukup selama masa pertumbuhan awal dan saat pembentukan buah.
Baca juga: 5 Tanaman Sayur yang Cocok Ditanam di Dekat Daun Bawang
Ubi jalar memerlukan kelembapan yang cukup saat masa tanam awal agar akarnya bisa tumbuh dengan baik. Namun, setelah sistem perakarannya berkembang, tanaman ubi menjadi sangat tahan terhadap kekeringan.
Justru menjelang panen, penyiraman sebaiknya dikurangi agar umbi tidak membusuk. Ubi jalar juga bisa dijadikan tanaman penutup tanah karena batangnya menjalar dan menutup area kebun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang