Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Antusias Tinggi Penggemar Bertemu Bobby Kertanegara, Rela Nunggu dari Pagi

Kompas.com, 4 Mei 2025, 22:16 WIB
Esra Dopita Maret

Penulis

JAKARTA, KOMPAS.com - Kehadiran Bobby Kertanegara, kucing Prabowo Subianto, dalam acara Petfest Indonesia 2025 di ICE BSD, Tangerang Selatan, Minggu (4/5/2025), disambut meriah dengan teriakan riuh para penggemarnya dan pengunjung yang hadir. Bahkan pengunjung rela datang dari pagi hari. 

Ini adalah penampilan perdana Bobby Kertanegara di acara publik berskala besar. Para penggemar dan pengunjung meneriaki nama Bobby saat kucing domestik tersebut naik ke panggung untuk menyapa. 

Baca juga: Lelang Baju Bobby Kertanegara Terjual Rp12 Juta

Selain itu, mereka juga mengambil gambar dan video Bobby.

Bobby Kertanegara yang berada di dalam stoller terlihat diam, bingung, bahkan ketakutan lantaran tingginya antusias para pengunjung dan penggemarnya.

Bobby lebih memilih mengumpat di dalam stroller dan seorang yang kemungkinan pengasuh Bobby beberapa kali memancing agar kucing domestik itu mau keluar.

Namun, Bobby tetap tidak mau. Akhirnya, Bobby digendong agar pengunjung bisa melihatnya, tapi kucing itu tetap memalingkan wajahnya.

“Mohon jangan berisik dan berteriak biar Bobby tetap tenang dan mau keluar,” pinta pengasuh Bobby Kertanegara. 

Baca juga: Dipakai Bobby Kertanegara, Pet Stroller Ini Dijual Rp8,4 Juta

Namun, para pengujung tidak dapat menahan rasa senangnya bertemu Bobby Kertanegara. Mereka tetap berteriak memanggil nama Bobby.

Bobby Kertanegara juga sempat berkeliling ke sejumlah booth yang turut memeriahkan acara Petfest Indonesia 2025. Para penggemar dan pengunjung terus mengikuti Bobby. Pengunjung terus berlarian mengejar dan berusaha mendekati Bobby untuk bisa berfoto bersama. 

Namun, pengunjung dan penggemar hanya dibolehkan mengambil foto Bobby Kertanegara saat berada di atas panggung serta diminta tidak terlalu dekat dan menyentuh Bobby demi kenyamanan sang kucing. 

Hal pun semakin membuat Bobby mengalami kecemasan atau ketakutan. Di dalam stoller, Bobby tampak diam dan mengamati orang-orang yang berlarian. 

Bobby juga diberikan tablet yang memutar video untuk mengalihkan perhatiannya dari animo pengunjung. 

Baca juga: Mau Seperti Bobby Kertanegara? Ini 3 Rekomendasi Baju Koko Kucing

Meski sudah dilarang untuk tidak mengikuti Bobby, pengujung tetap terus mengejar sampai ke pintu keluar, bahkan masuk ke mobil.  

Dayana Putri, mahasiswa asal Bandung, mengatakan tujuan utama datang ke festival hewan peliharaan ini adalah melihat dan bertemu dengan Bobby Kertanegara. 

"Ya, walau pun enggak bisa foto bareng, tapi senang bisa lihat Bobby dan dapat fotonya walau dari jauh," ucap Dayana yang sudah mengikuti kucing Prabowo itu sejak dua tahun terakhir. 

Kompas.com berusaha ingin mengambil foto dan menanyakan tentang kehidupan Bobby, tapi salah satu pengawal berkata bahwa Bobby tidak bisa ditemui karena mengalami ketakutan dan kini sedang berusaha ditenangkan.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau