Penulis
KOMPAS.com - Dalam feng shui, penempatan furnitur sangat mempengaruhi bagaimana energi mengalir di dalam sebuah ruangan.
Salah satu posisi yang dianggap kurang ideal adalah meletakkan sofa di depan jendela. Idealnya, sofa diletakkan di depan dinding kokoh yang memberikan rasa aman sekaligus memperkuat aliran energi positif di dalam ruangan.
Melansir Love to Know , Jumat (30/5/2025), berikut adalah penjelasan lengkap mengenai alasan Feng shui melarang menempatkan sofa di depan jendela.
Baca juga: 5 Cara Membuat Feng Shui Baik di Rumah
Ilustrasi sofa.Meletakkan sofa di depan jendela bukanlah pilihan yang ideal menurut feng shui karena jendela dianggap sebagai jalur masuk dan keluarnya energi.
Saat kamu duduk dengan posisi membelakangi jendela, tubuh kamu, terutama kepala dan bahu, akan terkena langsung aliran energi yang bisa bersifat mengganggu.
Hal ini bisa menimbulkan rasa tidak nyaman, cemas, atau bahkan lelah tanpa alasan yang jelas.
Baca juga: 7 Tren Interior yang Dianggap Buruk Menurut Feng Shui
Selain itu, posisi sofa yang tidak memiliki dukungan dinding di belakangnya dianggap membuat penghuni rumah kurang terlindungi secara simbolis dan energetik.
Dukungan solid dari dinding diyakini memberikan rasa aman, stabilitas, serta keberuntungan dalam hal kesehatan, kekayaan, dan hubungan keluarga.
Feng shui masih memberikannya. Jika kamu memiliki dua sofa di ruang tamu, salah satu, terutama yang lebih kecil, masih diperbolehkan ditempatkan di jendela depan.
Namun, sofa utama sebaiknya tetap ditempatkan dengan punggung sofa menghadap dinding kokoh untuk memberikan efek stabil dan mendukung energi rumah.
Baca juga: Sandaran Kepala Tempat Tidur yang Baik dan Buruk Menurut Feng Shui
Jika kedua sofa memiliki ukuran yang sama, pilih salah satu sebagai tempat duduk utama dan letakkan di depan dinding.
Sisakan jarak 2 hingga 3 cm dari dinding agar energi tetap bisa mengalir, namun jangan biarkan terlalu jauh karena dapat mengurangi efek dukungan dari dinding.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang