Penulis
KOMPAS.com - Saat akhir pekan tiba, banyak orang meluangkan waktu untuk membersihkan rumah.
Biasanya, fokus utama adalah area-area yang sering digunakan, seperti ruang tamu, dapur, dan kamar mandi.
Akan tetapi, ada satu bagian penting di kamar mandi yang sering terlewat yakni tangki toilet.
Baca juga: Jangan Dibuang, Ini 5 Manfaat Gulungan Tisu Toilet di Kebun
Padahal, tangki toilet menyimpan air yang akan mengisi mangkuknya. Jika tidak dirawat dengan benar, bagian ini bisa menjadi tempat tumbuhnya jamur, lumut, bahkan karat yang berpotensi merusak komponen dalamnya.
Karena itu, membersihkan tangki toilet secara rutin penting untuk menjaga kebersihan, fungsi, dan umur toilet di rumah kamu.
Dilansir dari Southern Living, menurut ahli kebersihan rumah tangga, Adams, tangki toilet memang cenderung lebih bersih dibanding mangkuknya karena hanya menampung air segar dari saluran air utama.
Meski begitu, bukan berarti bagian ini bebas dari masalah. Penumpukan kotoran, lumut, karat, dan bahkan bau tidak sedap tetap bisa terjadi jika dibiarkan terlalu lama.
Baca juga: Cara Mengatasi Toilet yang Tersumbat dengan Baking Soda
Idealnya, tangki dibersihkan sebulan sekali atau lebih sering jika air di rumah kamu mengandung banyak mineral.
Sebelum mulai membersihkan tangki toilet, siapkan beberapa peralatan berikut:
Temukan katup air di dekat dasar toilet dan putar searah jarum jam untuk mematikan aliran air.
Setelah itu, siram toilet agar air dalam tangki benar-benar kosong. Jika air masih masuk ke dalam tangki, pastikan katup tertutup rapat. Jika tetap mengalir, sebaiknya hubungi tukang ledeng.
Baca juga: 3 Cara Membersihkan Sikat Toilet agar Tidak Jadi Sarang Kuman
Setelah tangki kosong, semprotkan pembersih kamar mandi tanpa pemutih secara merata ke seluruh bagian dalam tangki.
Kemudian, diamkan tangki selama sekitar 5 menit agar cairan bekerja secara maksimal.
Gunakan sikat toilet untuk menggosok bagian dalam tangki. Perhatikan area yang mulai berkarat atau berlumut.
Bersihkan juga bagian-bagian seperti katup pengisi dan katup pembuangan dengan hati-hati.
Baca juga: Cara Membersihkan Toilet dengan Pemutih hingga Kinclong
Jika ada noda membandel, gunakan campuran cuka putih dan air, biarkan beberapa menit, kemudian gosok kembali.
Setelah tangki bersih, nyalakan kembali aliran air secara perlahan. Biarkan tangki terisi, lalu siram toilet beberapa kali untuk memastikan semua sisa pembersih atau cuka terbilas sempurna.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang