Penulis
KOMPAS.com - Air fryer telah menjadi peralatan dapur populer karena kegunaannya untuk memasak makanan dengan cepat dan tanpa minyak berlebihan.
Nah, sebagaimana kebanyakan barang elektronik, air fryer juga harus dicabut saat tidak digunakan. Pasalnya, membiarkan air fryer tetap tercolok saat tidak digunakan dapat menimbulkan risiko bagi keamanan rumah.
Ilustrasi air fryer.Dilansir dari Homes and Gardens, air fryer bekerja dengan menggunakan arus listrik yang cukup besar untuk menghasilkan panas tinggi dan merata.
Meskipun sebagian besar model air fryer modern sudah dilengkapi sensor otomatis yang mematikan alat saat tidak digunakan, tetap ada risiko kebakaran listrik, jika air fryer dibiarkan tercolok terus-menerus.
Baca juga: Amankah Menggunakan Aluminium Foil di Air Fryer?
Hal ini dikarenakan air fryer tetap mengonsumsi daya dalam jumlah kecil saat standby, yang lama-kelamaan bisa menimbulkan panas tambahan, terutama jika stopkontak atau kabel sudah tua dan aus.
Bill Gilbert, pakar peralatan rumah tangga di iFixit, menegaskan bahwa semua peralatan listrik yang menghasilkan panas, termasuk air fryer, pemanggang roti, panci listrik, atau kompor listrik portable,mlebih aman jika selalu dicabut setelah digunakan.
“Mencabut alat elektronik dari stopkontak adalah tindakan sederhana, namun efektif untuk mencegah kebakaran listrik, kerusakan alat, dan menghemat energi,” ujarnya.
Paul Karandos, spesialis peralatan mewah di Universal Appliance and Kitchen Center, menambahkan bahwa kebiasaan ini tidak hanya soal keselamatan, tetapi juga soal efisiensi.
Baca juga: Jangan Meletakkan Air Fryer di Dekat Kompor, Dosen UI Ungkap Bahayanya
“Meskipun air fryer modern memiliki sensor otomatis, mencabutnya saat tidak digunakan tetap menjadi opsi terbaik karena mengurangi risiko listrik berlebih atau panas yang tidak terdeteksi,” katanya.
Ilustrasi air fryer.Selain mencabut air fryer dari colokan setiap setelah digunakan, ada hal lain yang perlu dilakukan guna memastikan keamanan penggunaan air fryer.
Pertama, selalu pastikan kabel, steker, dan air fryer dalam kondisi baik. Air fryer yang rusak atau stopkontak yang aus meningkatkan risiko listrik berlebih.
Kemudian, hindari menempatkan alat elektronik lainnya di dekat air fryer. Menjaga jarak dengan peralatan lain mengurangi risiko kebakaran jika alat terlalu panas.
Baca juga: Air Fryer Vs Oven, Mana yang Lebih Hemat Listrik? Jangan Salah Pilih
Selain mengurangi risiko kebakaran, pengawasan dan perawatan rutin pada air fryer juga bermanfaat untuk memastikan makanan yang dimasak selalu lezat dan matang merata.