Penulis
KOMPAS.com - Menjaga kebersihan kamar mandi merupakan hal penting yang sering diabaikan. Salah satu kebiasaan yang mudah diterapkan, namun berdampak besar adalah menutup tutup kloset duduk setiap saat.
Praktik ini tidak hanya membantu mencegah penyebaran kuman, tetapi juga menjaga estetika kamar mandi secara keseluruhan.
Dilansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini adalah alasan mengapa menutup kloset duduk harus menjadi kebiasaan di rumah.
Baca juga: 7 Hal yang Tidak Boleh Dibuang ke Kloset, Termasuk Ikan Mati
Kloset duduk yang dibinarkan terbuka rentan menimbulkan bau tidak sedap. Bau ini bisa berasal dari pertumbuhan jamur, lumut, atau kotoran yang menempel di permukaan mangkuk kloset.
Selain itu, masalah pada sistem pipa, seperti ventilasi yang kurang baik atau kebocoran kecil, juga dapat menimbulkan aroma tak sedap. Menutup tutup kloset duduk membantu menahan bau tersebut agar tidak menyebar ke seluruh kamar mandi.
Untuk rumah dengan balita, menambahkan kunci pada tutup kloset duduk bisa mencegah anak membuka tutupnya sendiri, sehingga risiko kecelakaan atau kontaminasi dapat diminimalkan.
Baca juga: Kloset Duduk Harus Ditutup atau Dibuka saat Disiram?
Anak-anak, terutama yang masih balita, cenderung penasaran dan suka bermain dengan air. Kloset duduk yang terbuka bisa menjadi sumber bahaya yang tidak boleh diabaikan.
Air di dalam kloset duduk tidak higienis dan dapat mengandung bakteri yang membahayakan anak. Selain itu, tutup kloset yang terbanting bisa menjepit jari mereka.
Dengan demikian, menutup kloset duduk selalu, bahkan saat tidak digunakan, adalah langkah pencegahan sederhana yang efektif untuk menjaga keselamatan anak.
Baca juga: 5 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Membeli Kloset, Jangan Asal!
Mangkuk kloset duduk yang terbuka sering merusak estetika kamar mandi. Sementara itu, kloset duduk yang tertutup membuat kamar mandi terlihat lebih rapi dan teratur.
Pilihan dudukan kloset duduk yang dekoratif, seperti warna kayu atau warna pastel vintage, kini populer dan bisa menambah nilai estetika ruangan.
Oleh karena itu, tutup kloset duduk dapat menjadi elemen dekoratif yang melengkapi desain kamar mandi, menjadikan ruangan terasa lebih harmonis dan nyaman dipandang.
Hewan peliharaan, khususnya anjing dan kucing, sering penasaran dan bisa meminum air dari kloset duduk. Air tersebut mengandung bakteri yang bisa menimbulkan penyakit atau menyebarkan kuman ke area lain di rumah.
Baca juga: Cara Menghilangkan Noda Karat dari Kloset, Bak Mandi, dan Wastafel
Kebiasaan kucing melompat ke toilet juga membuat kloset duduk lebih aman jika tertutup. Hal ini aka mencegah kucing terpeleset, jatuh, atau terkena air kotor yang bisa menempel di bulunya.
Di kamar mandi yang sempit, peralatan mandi atau barang-barang pribadi sering diletakkan dekat kloset duduk.
Risiko barang jatuh ke air kloset duduk cukup tinggi, terutama jika kloset terbuka. Barang yang jatuh ke air tidak hanya menjadi kotor tetapi juga harus disanitasi, dan beberapa barang bahkan bisa rusak permanen.
Dengan demikian, menutup kloset duduk membantu melindungi peralatan kamar mandi dan barang pribadi dari kerusakan atau kontaminasi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang