Penulis
KOMPAS.com - Sarung bantal dapat menampung sejumlah kotoran, kuman, dan bakteri yang berasal dari minyak tubuh, sisa makeup atau skincare yang menempel, noda makanan yang tertinggal, hingga keringat.
Tak heran, bila perlu mencuci sarung bantal secara teratur. Soal seberapa sering kita harus mencucinya, survei mengungkapkan banyak dari kita mencuci seprai, selimut, dan sarung bantal setiap dua minggu.
Baca juga: Jangan Dibuang, Ini 5 Cara Memanfaatkan Sarung Bantal Bekas
"Kebanyakan orang kehilangan sekitar 500-700 mililiter keringat setiap malam, yang akhirnya menempel pada seprai dan perlengkapan tidur," jelas Gareth Nye, doktor dosen ilmu biomedis di Universitas Salford, Inggris, dikutip dari Ideal Home, Selasa (4/11/2025).
Namun, angka ini bisa jauh lebih tinggi karena kebanyakan orang memiliki tingkat keringat bervariasi sepanjang malam, dengan pria biasanya berkeringat lebih sedikit dan wanita yang mengalami menopause berkeringat paling banyak.
Karena alasan ini, perlu mempertimbangkan mencuci sarung bantal lebih sering dari waktu tersebut.
Nye menjelaskan manusia juga akan mengelupas sekitar 500 juta sel kulit setiap hari, sebagian besar terjadi saat tidur. Kita juga memproduksi sekresi tubuh lainnya, seperti air liur atau liur.
"Semua sekresi ini merupakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi bakteri dan jamur serta beberapa kuman berbahaya lainnya," imbuh Nye.
Baca juga: Catat, Ini Tanda Perlu Mengganti Sarung Bantal
Ilustrasi sarung bantal."Beberapa penelitian menunjukkan terdapat 17 ribu koloni bakteri lebih banyak pada sarung bantal setelah seminggu dibanding dudukan kloset," kata Nye.
Artinya, tempat kepala kamu berbaring setiap malam bisa jadi mengandung lebih banyak bakteri daripada kloset.
Sarung bantal dirancang melindungi bantal, tetapi jika kita tidak cukup sering mencucinya, keringat, air liur, bahkan tungau debu dapat menembus sarung bantal dan mencapai bantal itu sendiri.
"Bantal pada umumnya dapat memiliki hingga 16 spesies jamur dan jutaan spora jamur, yang dapat mempengaruhi penderita alergi atau asma," ujar Dr. Nye.
Untungnya, para ahli mengatakan kita tidak perlu membersihkan seluruh tempat tidur setiap minggu untuk melawan bakteri sebelum tidur. Ada solusinya.
Baca juga: Ketahui, Ini Aturan Mencuci Sarung Bantal
Seperti dijelaskan Phoebe Street, spesialis tekstil dan pakaian tidur di Pretty You London, kebanyakan orang mencuci seprai mereka setiap satu atau dua minggu, yang biasanya sudah cukup.
Namun, jika kamu khawatir tentang penumpukan bakteri di sarung bantal dan tidak punya waktu membersihkan seluruh tempat tidur, masukkan saja seprai dan sarung bantal ke mesin cuci.