Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Tanaman Bisa Tumbuh Subur di Kamar Mandi? Ini Kata Ahli

Kompas.com, 16 November 2025, 10:46 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Tren meletakkan tanaman di area kamar mandi semakin populer. Selain memberikan nuansa spa dan kesan alami (biophilic design), kondisi lembap dinilai cocok untuk sejumlah tanaman tropis.

Namun, tidak semua kamar mandi ramah tanaman, dan tidak semua tanaman cocok hidup di area kamar mandi.

Para ahli tanaman menjelaskan apa saja syarat yang harus dipenuhi agar tanaman bisa hidup subur di kamar mandi, serta jenis tanaman apa yang paling direkomendasikan.

Baca juga: 7 Tanaman Hias yang Dapat Menyerap Kelembapan di Dalam Rumah

Apa yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh di kamar mandi?

Dua faktor utama yang harus diperhatikan agar tanaman bisa tumbuh di kamar mandi adalah pencahayaan dan sirkulasi udara.

“Tanaman bisa hidup di kamar mandi, tapi harus jenis yang tepat dan kondisi ruangannya juga mendukung,” kata Carlie Paluzzi, co-founder BWH Plant Co., Orlando, Florida, dikutip dari Better Homes and Gardens.

Hal senada dikatakan Paris Lalicata, plant educator dari The Sill, New York.

“Sudah empat tahun saya menaruh tanaman di kamar mandi. Dengan set-up yang benar, tanaman bisa tumbuh baik di sana," ujarnya.

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Melambangkan Kekuatan, Bawa Energi Baik ke Rumah

Pencahayaan yang cukup

Sebagaimana tanaman indoor lainnya, tanaman shower tetap membutuhkan cahaya.

“Tidak ada tanaman yang bisa hidup tanpa sedikit pun cahaya,” ucap Lalicata.

Idealnya, kamar mandi memiliki jendela atau skylight. Jika kamar mandi tidak memiliki sumber cahaya alami, gunakan lampu tumbuh (grow light) yang dipasang di luar kamar mandi dan diarahkan melalui kaca kamar mandi.

Sirkulasi udara

Area kamar mandi memang lembap, tapi kelembapan berlebih justru dapat memicu jamur pada daun.

Karena itu, sirkulasi udara sangat penting, misalnya dengan menyalakan exhaust fan atau sedikit membuka jendela.

Baca juga: 3 Tanaman Hias yang Dapat Hilangkan Kelembapan di Dalam Rumah

Jika kamar mandi dipakai banyak orang dalam sehari, tanaman bisa mendapat terlalu banyak uap air. Hal ini rentan terjadi di apartemen kecil dengan kamar mandi sempit.

Namun, menurut Paluzzi, kamar mandi yang cukup luas dan tidak digunakan terlalu sering tetap bisa mendukung tanaman yang menyukai udara lembap.

Tanaman yang paling cocok untuk kamar mandi 

Berikut adalah beberapa tanaman yang paling cocok untuk lingkungan lembap, hangat, dan cenderung minim cahaya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau