Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh Subur Tanpa Tanah

Kompas.com, 24 November 2025, 09:22 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Menanam tanaman hias tanpa tanah kini semakin populer, terutama untuk kamu yang ingin merawat tanaman dengan cara yang lebih mudah.

Metode hidroponik memungkinkan tanaman hidup hanya dengan air sebagai media tanamnya. Selain mengurangi kerepotan menyiram, tanaman yang diletakkan dalam vas berisi air lebih tampak bersih dan modern, sehingga cocok untuk dekorasi rumah minimalis.

Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah beberapa tanaman hias yang bisa tumbuh subur tanpa tanah.

Sirih gading 

Sirih gading merupakan salah satu tanaman hias yang paling mudah hidup di air dan terkenal dengan pertumbuhannya yang cepat. 

Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Bisa Menyerap Bau Tak Sedap di Rumah

Saat ditanam di air, sirih gading justru lebih stabil karena tidak lagi bergantung pada kelembapan tanah yang berubah-ubah. 

Meski demikian, airnya tetap perlu diganti rutin setiap 1-2 minggu sekali agar tetap jernih dan bebas bakteri.

Dalam kondisi ideal, tanaman sirih gading bisa memanjang hingga 30 cm hanya dalam beberapa minggu. 

Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan variasi warna yang sangat beragam, mulai dari hijau pekat hingga campuran hijau kekuningan dan putih krem.

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Sangat Cocok untuk Rumah Minimalis

Tanaman laba-laba 

Tanaman laba-laba mudah tumbuh di air dan menghasilkan anakan yang bisa dipotong untuk perbanyakan. 

Jika menanam tanaman laba-laba di air, pastikan daunnya tidak terendam air karena mudah menyebabkan ujungnya kecokelatan. 

Tanaman ini juga tidak terlalu sensitif pada kualitas air, sehingga cocok untuk pemula yang ingin mencoba sistem hidroponik.

Agar tanaman ini tumbuh optimal, pilih wadah yang cukup besar untuk menampung akarnya. Tanaman laba-laba toleran terhadap cahaya rendah, tetapi daunnya akan lebih cerah jika mendapat cahaya terang tidak langsung. 

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Sangat Cocok untuk Rumah Minimalis

Monstera

Monstera terkenal dengan bentuk daunnya yang berlubang dan unik. Saat ditanam di air, monstera memberikan tampilan dekoratif yang minimalis dan modern. 

Untuk menanam monstera di air, potong batang yang memiliki buku dan akar udara. Masukkan bagian akar ke dalam air, lalu gunakan penopang agar batang tetap tegak karena monstera bisa bertambah besar seiring waktu. 

Airnya perlu diganti setiap minggu untuk mencegah lendir dan menjaga pertumbuhan akar tetap sehat.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau