Penulis
KOMPAS.com - Menanam tanaman hias tanpa tanah kini semakin populer, terutama untuk kamu yang ingin merawat tanaman dengan cara yang lebih mudah.
Metode hidroponik memungkinkan tanaman hidup hanya dengan air sebagai media tanamnya. Selain mengurangi kerepotan menyiram, tanaman yang diletakkan dalam vas berisi air lebih tampak bersih dan modern, sehingga cocok untuk dekorasi rumah minimalis.
Dilansir dari Martha Stewart, berikut adalah beberapa tanaman hias yang bisa tumbuh subur tanpa tanah.
Sirih gading merupakan salah satu tanaman hias yang paling mudah hidup di air dan terkenal dengan pertumbuhannya yang cepat.
Baca juga: 6 Tanaman Hias yang Bisa Menyerap Bau Tak Sedap di Rumah
Saat ditanam di air, sirih gading justru lebih stabil karena tidak lagi bergantung pada kelembapan tanah yang berubah-ubah.
Meski demikian, airnya tetap perlu diganti rutin setiap 1-2 minggu sekali agar tetap jernih dan bebas bakteri.
Dalam kondisi ideal, tanaman sirih gading bisa memanjang hingga 30 cm hanya dalam beberapa minggu.
Tanaman ini memiliki daun berbentuk hati dengan variasi warna yang sangat beragam, mulai dari hijau pekat hingga campuran hijau kekuningan dan putih krem.
Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Sangat Cocok untuk Rumah Minimalis
Tanaman laba-laba mudah tumbuh di air dan menghasilkan anakan yang bisa dipotong untuk perbanyakan.
Jika menanam tanaman laba-laba di air, pastikan daunnya tidak terendam air karena mudah menyebabkan ujungnya kecokelatan.
Tanaman ini juga tidak terlalu sensitif pada kualitas air, sehingga cocok untuk pemula yang ingin mencoba sistem hidroponik.
Agar tanaman ini tumbuh optimal, pilih wadah yang cukup besar untuk menampung akarnya. Tanaman laba-laba toleran terhadap cahaya rendah, tetapi daunnya akan lebih cerah jika mendapat cahaya terang tidak langsung.
Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Sangat Cocok untuk Rumah Minimalis
Monstera terkenal dengan bentuk daunnya yang berlubang dan unik. Saat ditanam di air, monstera memberikan tampilan dekoratif yang minimalis dan modern.
Untuk menanam monstera di air, potong batang yang memiliki buku dan akar udara. Masukkan bagian akar ke dalam air, lalu gunakan penopang agar batang tetap tegak karena monstera bisa bertambah besar seiring waktu.
Airnya perlu diganti setiap minggu untuk mencegah lendir dan menjaga pertumbuhan akar tetap sehat.