Penulis
KOMPAS.com - Tumbler atau botol air minum saat ini menjadi benda yang wajib dimiliki, terlebih pekerja dan masyarakat urban atau perkotaaan.
Bahkan tumbler telah menjadi gaya hidup dan dibawa hampir ke mana pun saat bepergian, dari kantor, sekolah atau kampus, pusat kebugaran, mall atau pasar, hingga liburan.
Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Kopi di Tumbler
Membawa tumbler bepergian memang praktis dan memberikan banyak manfaat, seperti memastikan kamu tetap terhidrasi, menghemat pengeluaran membeli air minum, serta menjaga lingkungan hidup dari penggunaan botol plastik sekali pakai.
Selain air putih, tumbler atau botol minum juga kerap digunakan untuk teh, kopi, minuman es, serta jus.
Biasanya, ketika digunakan untuk minuman berwarna dan beraroma selain air putih, beberapa tumbler meninggalkan bau. Maka itu, penting mencuci tumbler secara rutin.
Sayangnya, banyak dari kita kurang memperhatikan pembersihan tumbler.
Mencuci tumbler secara teratur akan meminimalkan penumpukan kuman di dalam botol air minum.
"Kandungan air yang tinggi di dalam botol mudah memicu pertumbuhan jamur dan bakteri, yang dapat mempengaruhi rasa dan kualitas air seiring waktu," kata Bryan Quoc Le, Ph.D, ilmuwan pangan dan penulis 150 Food Science Questions Answered.
Baca juga: 5 Cara Cepat Menghilangkan Bau Tidak Sedap di Botol Minum
Ilustrasi mencuci tumbler atau botol air minum."Botol air minum isi ulang sebaiknya dicuci sekali sehari dengan sabun dan air panas," kata Le.
Mencuci tumbler setiap hari penting untuk mengurangi mikroorganisme yang menghuni botol air minum.
"Bakteri berkembang biak dengan cepat dan dapat membentuk biofilm di permukaan botol," kata Dr. Jeremy Tzeng, Associate Professor untuk Departemen Ilmu Biologi di Universitas Clemson, Amerika Serikat.
Dengan mencuci tumbler setiap hari, dapat mengurangi populasi bakteri yang ada di dalamnya.
Para ahli sepakat sebaiknya mencuci tumbler seminggu sekali. "Disarankan mencuci tumbler yang dapat digunakan kembali setiap hari dan mensanitasinya setiap minggu, terutama jika botol digunakan untuk menyimpan isi yang mengandung nutrisi (minuman manis) dan pada suhu lebih hangat (kopi dan teh), yang mendukung pertumbuhan mikroorganisme," kata Dr. Tzeng.
Namun, ada pertimbangan lain yang akan mempengaruhi pembersihan rutin.