Penulis
KOMPAS.com - Ruang keluarga adalah tempat untuk bersantai, tetapi tanaman beracun dan sofa yang mengumpulkan bulu dapat merusak suasana bagi pemilik hewan peliharaan.
Sangat penting mempertimbangkan hewan peliharaan saat mendekorasi atau menghabiskan waktu di ruang keluarga karena ada beberapa bahaya yang mungkin terlewatkan.
Baca juga: 6 Kesalahan Desain yang Membuat Ruang Keluarga Tampak Murahan
Beberapa barang dan dekorasi yang ada di ruang keluarga dapat menimbulkan risiko buruk bagi hewan peliharaan, seperti wewangaian yang buruk dan kain sofa yang bisa dicakar kucing atau anjing.
Sayangnya, banyak pemilik rumah kurang memperhatikan hal ini. Nah, dilansir dari Better Homes and Gardens, Senin (3/1/2026), berikut sejumlah barang yang sebaiknya tidak disimpan pemilik hewan peliharaan di ruang keluarga.
Ilustrasi sofa beludru atau velvet.“Bahan-bahan ini cenderung menjebak bulu hewan peliharaan sehingga sulit dihilangkan.
Sebagai gantinya, Luckett merekomendasikan kain yang halus dan tenunan rapat, seperti twill atau kulit, yang membuat penghilangan bulu jauh lebih mudah.
Baca juga: 6 Cara Menyembunyikan TV di Ruang Keluarga agar Tidak Ganggu Estetika
Selanjutnya, barang yang sebaiknya tidak disimpan pemilik hewan peliharaan di ruang keluarga adalah kain yang mudah dicakar.
Jika memiliki kucing yang suka mencakar, furnitur bisa jadi sasaran. “Cakar kucing dapat dengan mudah tersangkut dan merusak kain, seperti linen, sutra, dan apa pun dengan tenunan longgar,” kata Luckett.
Boucle dan tweed adalah kain lain yang sangat mudah dicakar. Carilah bahan kulit, vinil berkualitas tinggi, atau kain performa tinggi dan sediakan sesuatu yang aman untuk dicakar kucing di setiap ruangan.
Ilustrasi tanaman hias.Perhatikan hewan peliharaan untuk melihat apakah cenderung menggigit tanaman hias. Ini memberi kamu informasi tentang seberapa hati-hati kamu perlu saat membeli tanaman.
Baca juga: 5 Cara agar Kucing Peliharaan Tidak Merusak Barang-barang di Rumah
Kecuali Anda memiliki penyedot debu komersial kelas atas, karpet berbulu hampir tidak mungkin dibersihkan jika ada hewan peliharaan di rumah.
Penumpukan bulu akan menyebabkan ketidaknyamanan bagi tamu yang alergi dan membuat karpet lebih sulit dijual di pasar barang bekas.
Selain itu, karpet berbulu sintetis murah cenderung melepaskan serat, yang dapat mengiritasi hewan peliharaan jika terhirup atau tertelan.