Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Benarkah Kayu Manis Ampuh Mengusir Hama dan Penyakit Tanaman?

Kompas.com, 12 Januari 2026, 11:20 WIB
Lulu Lukyani

Penulis

KOMPAS.com - Kayu manis kerap disebut-sebut sebagai solusi alami untuk mengusir hama sekaligus mengatasi penyakit tanaman.

Bumbu dapur yang satu ini bahkan sering direkomendasikan oleh para pegiat berkebun di media sosial.

Namun, seberapa efektif sebenarnya kayu manis jika digunakan di kebun?

Mengapa kayu manis dianggap bisa mengusir hama?

Dilansir dari Better Homes and Gardens, sejumlah studi ilmiah menunjukkan bahwa kayu manis memang memiliki potensi sebagai pengendali hama dan penyakit tanaman.

Baca juga: 7 Hama yang Sering Menyerang Tanaman, Bisa Bikin Mati

Akan tetapi, efektivitasnya sangat bergantung pada cara penggunaan dan bentuk kayu manis yang dipakai.

Kayu manis berasal dari kulit batang pohon Cinnamomum verum (kayu manis Ceylon) dan Cinnamomum cassia (kayu manis cassia). Kedua jenis pohon ini merupakan tanaman hijau abadi yang tumbuh di wilayah tropis.

Kulit batang kayu manis mengandung dua senyawa aktif utama, yakni cinnamaldehyde dan eugenol.

Kedua zat ini berperan sebagai sistem pertahanan alami pohon untuk melindungi diri dari serangan serangga, bakteri, dan jamur penyebab penyakit.

Senyawa inilah yang membuat kayu manis memiliki aroma khas sekaligus potensi sebagai bahan pengendali organisme pengganggu tanaman.

Baca juga: 5 Tanaman Hias yang Bisa Mengundang Hama ke Rumah

Apakah kayu manis ampuh sebagai antijamur?

Penelitian yang dilakukan di Polandia pada tahun 2021 menemukan bahwa minyak dan ekstrak kayu manis memiliki sifat antijamur.

Senyawa aktif di dalamnya mampu menghambat pertumbuhan berbagai patogen tanaman, seperti busuk tongkol jagung, layu fusarium, hawar awal pada tomat, serta jamur abu-abu yang sering menyerang buah-buahan.

Campbell Vaughn, agen pertanian dan sumber daya alam dari University of Georgia, menegaskan bahwa kayu manis bukanlah fungisida ajaib.

Meski begitu, dalam kondisi tertentu, terutama untuk mengendalikan jamur abu-abu pada tanaman buah seperti stroberi, kayu manis dapat memberikan hasil yang cukup membantu.

Baca juga: Garpu Plastik Dapat Usir Hama dari Kebun Sayur, Begini Cara Buatnya

Selain itu, bubuk kayu manis juga kerap dimanfaatkan dalam perbanyakan tanaman. Meski tidak merangsang pertumbuhan akar, sifat antijamurnya dapat memperlambat pembusukan pada stek tanaman sehingga memberi waktu bagi akar untuk berkembang.

Manfaat kayu manis dalam mengendalikan hama

Studi yang sama juga menyebutkan bahwa kayu manis memiliki efek mengusir hama, meski tidak secara langsung membunuhnya.

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau